Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Galakkan PSN Atasi DBD di Kebumen, TNI dan Polri Datangi Langsung Rumah-Rumah Warga

Muhammad Hafied • Sabtu, 18 Januari 2025 | 02:19 WIB
SINERGI : Babinsa dan Bhabinkamtibmas ikut berbaur dalam pelaksanaan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). (Dokumentasi Polres Kebumen)
SINERGI : Babinsa dan Bhabinkamtibmas ikut berbaur dalam pelaksanaan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). (Dokumentasi Polres Kebumen)

 

 

 

KEBUMEN - Aparat TNI dan Polri ikut turun tangan dalam menghadapi ancaman kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kebumen. Babinsa dan Bhabinkamtibmas terlihat kompak untuk melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

 

Plt Kasihumas Polres Kebumen Aiptu Nanang Faulatun menyampaikan, kehadiran aparat bertujuan untuk memastikan kegiatan PSN berjalan efektif. Sinergitas antara TNI-Polri tersebut menjadi bagian antisipasi terhadap peningkatan kasus penyakit yang disebabkan nyamuk DBD. "Pendampingan ini dilakukan agar hasil PSN lebih maksimal. Masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan," ujarnya.

 Baca Juga: Wacana Sekolah Libur Satu Bulan saat Puasa Tuai Pro dan Kontra, Harus Punya Payung Hukum Jelas

Hal senada diungkapkan Danramil Karanganyar Kapten Inf Bambang Mudianto. Dia menegaskan, selain tugas teritorial, Babinsa juga memiliki tanggungjawab terhadap segala situasi dan kondisi di wilayahnya. Termasuk adanya potensi kenaikan kasus penyakit DBD. Aksi PSN ini juga sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah dan TNI terkait pengendalian penyakit. "PSN sebagai tindakan pembelajaran dan penyadaran masyarakat untuk menanggulangi penyakit DBD," jelasnya.

 

Dinkes PPKB Kebumen sendiri mencatat di awal tahun 2025 telah terdapat delapan kasus terkait DBD. Meski angka kematian masih nihil masyarakat tetap diminta waspada. Caranya dengan melakukan serangkaian upaya pencegahan sesuai petunjuk pemerintah. "Inilah pentingnya PSN, agar kasus DBD bisa ditekan," ucap Sekretaris Dinkes PPKB Kebumen, Ida Indrayani Achmal.

 Baca Juga: Warga Srumbung Magelang Bawa Sajam Sandera Tujuh Keluarganya di Serambi Masjid, Ini Tuntutannya 

Ida mengatakan, gerakan PSN dilaksanakan serentak di seluruh wilayah mulai 10-17 Januari 2025. Berbagai elemen telah bergotong royong agar kasus DBD di Kebumen tidak semakin parah. Ia pun mengimbau agar masyarakat tetap melakukan PSN secara mandiri. Mengingat musim hujan diprediksi masih cukup panjang, sehingga menimbulkan banyak genangan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

 

Ida menjelaskan, pencegahan kasus DBD paling efektif dan efisien melalui gerakan PSN dengan cara 3M. Yakni menguras, mengubur dan menutup tempat penampungan air. Tak hanya itu masyarakat juga perlu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. "Kalau bisa PSN kontinu. Tidak cuma sekali, tapi berkala," jelasnya. (fid)

Editor : Heru Pratomo
#sarang nyamuk #tni dan polri #Babinsa #kebumen #bhabinkamtibmas #kebersihan lingkungan #DBD