Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Teguhkan Peran Rumah Sakit Pendidikan dan Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan, Tawada Healthcare Jalin Kerja Sama dengan RSA UGM

Fahmi Fahriza • Selasa, 10 Desember 2024 | 04:00 WIB

 

Sesi penandatanganan MoU antara Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM) dengan Tawada Healthcare (THC)
Sesi penandatanganan MoU antara Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM) dengan Tawada Healthcare (THC)
 

 

SLEMAN - Perusahaan di bidang manajemen rumah sakit dan pengembangan layanan kesehatan Tawada Healthcare (THC) menekan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM). Kerja sama ini terkait alat medis dengan teknologi terbarukan.

Direktur Utama RSA UGM Darwinto menyampaikan, selain pengadaan teknologi berupa alat, bentuk kerja sama lainnya meliputi penelitian bersama. Kemudian pengembangan program pelatihan untuk tenaga medis, serta implementasi teknologi kesehatan terkini di fasilitas RSA UGM.

"Kami kolaborasi dengan Tawada Healthcare untuk hadirkan teknologi terbarukan di dunia medis," katanya dalam sesi MoU yang berlangsung di Grha Sabha Pramana UGM, Senin (9/12/2024).

Darwinto menyebut, bahwa rencana jangka panjang kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara umum. Salah satunya melalui inovasi teknologi dan riset medis, yang dapat diterapkan langsung di rumah sakit dan layanan kesehatan masyarakat.

"Kemajuan ini diharap bukan cuma untuk RSA sendiri, tapi juga untuk UGM secara umum, dan bisa bermanfaat bagi masyarakat luas," urainya.

RSA UGM yang dikenal sebagai rumah sakit pendidikan unggul, lanjutnya, punya tanggung jawab tidak hanya memberi pelayanan medis terbaik. Tetapi juga menghasilkan lulusan tenaga medis yang berkualitas.

"Kemitraan dengan Tawada semoga bisa memperkuat RSA UGM dalam menghadirkan inovasi dan solusi yang lebih efisien di sektor kesehatan," harapnya.

 Baca Juga: Prediksi Girona vs Liverpool Liga Champions Rabu 11 Desember Kick Off 00.45, H2H dan Susunan Pemain, Siapa Pemenangnya?

Sementara itu, Rektor UGM Ova Emilia juga menyambut baik kolaborasi yang dijalin. Ova menyadari bahwa kebutuhan akan rumah sakit akademik di Indonesia sangat signifikan, dan dalam implementasi belum cukup banyak rumah sakit akademik yang ideal.

"Dengan semangat kolaborasi ini, semoga kita bisa wujudkan rumah sakit pendidikan yang ideal dan jadi benchmark di Indonesia," serunya.

Menurutnya, kerja sama dan inovasi jadi komponen penting yang tidak saja perlu disadari. Tapi juga harus berani dicoba. Termasuk inovasi di sektor teknologi kesehatan tersebut.

"Ini cita-cita besar untuk membuat rumah sakit berkemajuan, kita harus berani berinovasi, kendati belum ada contohnya," pesannya.

Penuturan lain datang dari CEO PT Tawada Healthcare Satrija Sumarkh. Disebutnya, Tawada berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Serta berperan dalam pengembangan teknologi medis dan sistem kesehatan yang lebih efisien dan terjangkau.

"Kami ingin terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan, dan memberi solusi inovatif untuk tantangan kesehatan yang ada di Indonesia," lontarnya. (iza)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#pengembangan #bidang #THC #RSA UGM #perusahaan #benchmark #universitas gadjah mada #tenaga medis asing #kualitas layanan #teknologi #teknologi kesehatan #layanan kesehatan #Grha Sabha Pramana UGM #Tawada Healthcare #Rumah Sakit Akademik #rumah sakit #alat medis #Terbarukan #manajemen #Indonesia