Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jangan Berikan Water Beads Pada Anak di Bawah 5 Tahun! Orang Tua Harus Tahu Bahaya dari Mainan Sensorik Ini

Meitika Candra Lantiva • Selasa, 26 November 2024 | 19:23 WIB
Mainan water beads akan mengembang setelah terkena air.
Mainan water beads akan mengembang setelah terkena air.

RADAR JOGJA - Water beads atau lebih dikenal dengan bola air, menjadi salah satu mainan favorit anak-anak.

Berbentuk bola kecil yang terbuat dari polimer super dan bisa mengembang ketika direndam dalam air.

Meski kerap digunakan sebagai alat bermain sensorik anak-anak, water beads memiliki risiko kesehatan yang signifikan.

Jika anak sampai menelan water beads, bola tersebut bisa mengembang di dalam sistem pencernaan anak hingga 150-1500 kali lipat dari ukuran semula. Hal ini bisa menyebabkan obstruksi usus.

Kondisi serius ini memerlukan perhatian medis segera.

Saat seorang anak menelan water beads, tanda yang mungkin muncul termasuk menolak untuk makan, air liur berlebih, muntah, mengi (terdengar bunyi ‘ngik’ saat bernapas), sakit perut, sembelit, dan perut bengkak atau terasa nyeri.

Jika saluran pencernaan tidak bisa mencerna water beads untuk mengeluarkannya melalui dubur, maka mungkin memerlukan prosedur operasi untuk mengeluarkannya.

Dokter terkadang kesulitan menemukan lokasi water beads yang tertelan di tubuh anak karena sinar-X tidak selalu bisa mendeteksinya melalui foto rontgen.

Terdapat pula kasus anak yang tidak sengaja memasukkan water beads ke telinga.

Bola tersebut pun bisa terdeteksi letak pastinya setelah berkembang dan menjadi lebih besar.

Oleh karenanya, bola tersebut harus dikeluarkan melalui prosedur operasi karena bisa menyebabkan infeksi telinga dan kerusakan pada gendang telinga.

Bahkan anak bisa sampai kehilangan pendengaran secara permanen.

Anak-anak kerap menganggap water beads sebagai makanan karena bentuk dan warnanya yang menarik.

Inilah yang meningkatkan risiko mereka menelannya, sehingga bisa menyebabkan masalah pencernaan serius.

Sangat penting untuk memberikan mainan kepada anak sesuai dengan usia anak.

Banyak pembuat water beads menyarankan agar mainan ini digunakan oleh anak berusia 5 tahun ke atas.

Ini berarti mainan water beads hanya boleh diberikan kepada anak yang berusia 5 tahun atau lebih.

Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa anak yang berusia di bawah 5 tahun memiliki kecenderungan yang lebih besar untuk memasukkan apapun ke dalam tubuh mereka, termasuk mulut, telinga dan hidung.

Secara alami anak-anak kerap merasa penasaran dan ingin menemukan hal-hal baru.

Meski demikian, orang tua harus selalu mengawasi anak, termasuk yang sudah berusia 5 tahun, saat bermain water beads dan memastikannya untuk menyimpannya di tempat yang tidak terjangkau setelah digunakan.

Mengedukasi anak tentang bahaya menelan benda kecil dan pentingnya menghindari memasukkan mainan ke mulut, telinga, dan hidung.

Pertimbangkan untuk menggunakan mainan sensorik lain yang lebih aman dan tidak berisiko tertelan.

Meski water beads bisa memberikan manfaat dalam permainan sensorik anak, risiko kesehatan yang terkait dengan penggunaannya sangat signifikan.

Penting bagi orang tua untuk menyadari potensi bahaya ini dan mengambil langkah pencegahan untuk melindungi anak-anak dari risiko tersebut. (Ruhana Maysarotul Muwafaqoh)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva