Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Andarini Kaget, Alat Canggih juga Dijamin BPJS Kesehatan

Fahmi Fahriza • Senin, 25 November 2024 | 23:38 WIB

Photo
Photo

SLEMAN, RADAR JOGJA  Andarini Tri Widadari (56) tahun asal Tambakrejo, Tempel, Sleman telah menjalani rawat inap di RSUD Sleman, dan dalam prosesnya ia sepenuhnya menggunakan jaminan dari BPJS Kesehatan untuk menjamin pembiayaannya.

Beruntungnya ia telah terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sehingga ia tidak pusing masalah pembiayaan layanan kesehatan demi kesembuhannya.

Soal kondisinya, ia bercerita, bahwa kendala atau keluhan yang dirasakan olehnya berada pada bagian kaki.

"Keluhannya kaki kiri sakit karena otot ketarik dari atas pinggul sampai ke bawah," katanya saat ini ditemui di RSUD Sleman, Rabu (20/11).

Setelah beberapa hari menjalani rawat inap, ia menuturkan bahwa kondisinya sudah kian membaik dan sehat.

Bahkan, dari pihak rumah sakit sendiri juga telah merekomendasikan nya untuk menjalani rawat jalan.

"Ini hari keenam saya dirawat, dan hari ini juga sudah dibolehkan untuk pulang oleh dokter. Tidak ada pembatasan hari rawat inap," ungkapnya.

Andarini bercerita, bahwa dari penuturan dokter, ada syaraf yang terjepit di kakinya, disinyalir disebabkan karena aktivitas harian yang cukup padat.

Ditambah ia juga pernah punya pengalaman jatuh dan tumpuannya ada pada kaki.

"Untungnya dari hasil Magnetic Resonance Imaging(MRI) tidak perlu sampai pembedahan atau operasi. Saya kaget, ternyata alat canggih seperti pemeriksaan MRI juga dijamin BPJS Kesehatan," tuturnya.

Diakuinya, untuk penanganan yang dilakukan oleh pihak rumah sakit, hanya sebatas fisioterapi dan diminta untuk mengonsumsi obat-obatan secara berkala.

Andarini menuturkan, ini merupakan kali pertamanya menjalani rawat inap di rumah sakit karena kendala kaki, namun dalam beberapa kesempatan lain, ia juga kerap menjalani rawat jalan, dan seluruh prosesnya ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Ia menyadari betul, adanya Program JKN sangatlah bermanfaat, dan hal tersebut juga sudah lama menjadi pilihan bagi dirinya sekeluarga.

"Ada beberapa kesempatan saya harus rawat jalan untuk hal lain seperti masalah gigi dan lainnya, itu semua sangat terbantu dengan terdaftar sebagai peserta JKN," urainya.

Lebih lanjut, Andarini juga berpesan, bagi orang-orang yang masih mempertimbangkan untuk menggunakan BPJS Kesehatan, ia sangat merekomendasikan untuk sesegera mungkin mengurus dan mendaftarkan diri.

Baginya, BPJS Kesehatan jadi sebuah komponen yang sangat dibutuhkan, hal tersebut juga terbukti dari banyaknya pengguna BPJS Kesehatan di seluruh Indonesia.

"BPJS Kesehatan itu sangat penting, apalagi kita kan tidak selalu tahu kondisi kita dan apa yang akan terjadi di depan," pesannya.

Ia menekankan, bahwa situasi ekonomi saat ini cenderung naik turun tak terprediksi, sehingga penting untuk sadar akan tindakan preventif, terutama di segi kesehatan diri.

 "Jika suatu saat butuh perawatan, dan semua kan sekarang tidak murah, dengan adanya BPJS Kesehatan akan sangat membantu sekali," bebernya.

Ia juga menyadari, bahwa setiap orang juga tidak tahu kapan akan sakit, di samping itu kondisi keuangan setiap orang juga sangat mungkin fluktuatif.

Diakuinya, investasi pada kesehatan, termasuk BPJS Kesehatan sangat penting untuk dilakukan. Karena nikmat sehat adalah hal sejatinya sangat berharga, dan hal tersebut cukup jarang disadari oleh orang-orang.

"Jangan sampai nanti kita tidak siap seperti masalah biaya, dan malah kebingungan bagaimana penyelesaiannya," tuturnya mengingatkan.

Selama menggunakan BPJS Kesehatan, ia juga mengapresiasi, sebab seluruh pelayanan dan fasilitas yang diperoleh oleh pengguna selalu maksimal, tidak ada perbedaan layanan yang diberikan dengan pasien umum.

Bahkan, hingga saat ini, diakuinya juga tidak ada kendala berarti selama ia dan seluruh keluarganya menggunakan layanan dan jaminan dari BPJS Kesehatan.

"BPJS Kesehatan itu jadi salah satu preventif yang penting untuk disadari oleh semua orang," tandasnya.

Editor : Bahana.
#Sleman #jkn #BPJS Kesehatan