Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Waspadai! 5 Makanan yang Harus Dihindari Ibu Hamil, yang Bisa Menjadi Pemicu Keguguran

Iwa Ikhwanudin • Kamis, 10 Oktober 2024 | 12:15 WIB
Ilustrasi Ibu Hamil yang Menjaga Kesehatan Janin. (AI/Adobe Frefly)
Ilustrasi Ibu Hamil yang Menjaga Kesehatan Janin. (AI/Adobe Frefly)

RADAR JOGJA - Kehamilan adalah masa yang penuh harapan dan tantangan. Selama periode ini, kesehatan ibu dan janin menjadi prioritas utama.

Ibu hamil dianjurkan untuk lebih memperhatikan pada makanan yang akan dikonsumsi. Pasalnya setiap makanan dan minuman yang dikonsumsi akan berdampak pada kesehatan janin.

Selain itu, ada beberapa makanan sehat yang justru perlu ibu hindari atau batasi karena bisa menjadi pemicu keguguran.

Beberapa makanan dapat meningkatkan risiko keguguran, sehingga penting bagi ibu hamil untuk mengetahui apa saja yang perlu dihindari.

1. Makanan Mentah atau Setengah Matang
Makanan mentah atau setengah matang, seperti sushi, telur mentah, dan daging yang tidak dimasak dengan baik, dapat mengandung bakteri dan parasit yang berbahaya.

Salmonella dan Listeria adalah dua jenis bakteri yang dapat menyebabkan infeksi serius pada ibu hamil, berpotensi memicu keguguran.

Jadi, pastikan makanan yang akan dikonsumsi sudah dimasak sampai matang selama masa kehamilan. karena bakteri yang ada pada makanan tidak matang bisa membahayakan kondisi janin.

2. Produk Susu yang Tidak Dipasteurisasi
Susu dan produk olahan susu yang tidak dipasteurisasi, seperti keju lunak, dapat mengandung Listeria yang berisiko tinggi bagi kehamilan. Infeksi Listeria dapat menyebabkan keguguran, kelahiran prematur, dan masalah serius pada janin.

Sebaiknya, pilihlah produk susu yang telah dipasteurisasi untuk memastikan keamanan konsumsi selama kehamilan

3. Makanan Mengandung Kafein Tinggi
Konsumsi kafein dalam jumlah berlebihan dapat meningkatkan risiko keguguran. Meskipun beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan kafein yang moderat masih dapat diterima.

Sebaiknya batasi konsumsi kafein, terutama dari kopi, teh, dan minuman energi. National Institutes of Health merekomendasikan untuk membatasi asupan kafein tidak lebih dari 200 mg per hari selama kehamilan.

4. Makanan Olahan dan Tinggi Gula
Makanan olahan dan yang mengandung gula tinggi, seperti makanan cepat saji dan camilan manis. Dapat berkontribusi pada masalah kesehatan, seperti obesitas dan diabetes gestasional.

Kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan ibu dan janin, serta meningkatkan risiko komplikasi yang bisa berujung pada keguguran.

5. Ikan dengan Kandungan Merkuri Tinggi
Beberapa jenis ikan, seperti ikan hiu, ikan todak, dan makarel raja, memiliki kandungan merkuri yang tinggi. Paparan merkuri selama kehamilan dapat berdampak negatif pada perkembangan sistem saraf janin dan meningkatkan risiko keguguran.

Sebagai gantinya, pilihlah ikan dengan kandungan merkuri rendah, seperti salmon, sarden, dan tuna yang dimasak dengan baik.

Menghindari makanan yang berpotensi menjadi pemicu keguguran adalah langkah yang bijaksana. Selain itu, selalu konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan saran yang tepat mengenai pola makan yang sehat selama kehamilan.

Memperhatikan pola makan selama kehamilan sangat penting untuk kesehatan ibu dan janin. Dengan menjaga asupan makanan dan gaya hidup yang sehat, dapat meningkatkan peluang untuk menjalani kehamilan yang aman dan sehat. ***

(Windu Fitri Yansi: Berbagai Sumber)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#kesehatan fisik #makanan yang harus dihindari #kesehatan janin #hamil 1 jam