RADAR JOGJA-Darah rendah disebabkan oleh beberapa faktor, seperti dehidrasi, kehamilan, mengidap diabetes, terlalu lama berbaring di tempat tidur, hingga memiliki penyakit jantung.
Mengonsumsi vitamin penambah darah adalah salah satu cara instan mengatasi darah rendah yang menyerang secara tiba-tiba. Namun, tidak semua orang cocok dan bisa mengonsumsi vitamin penambah darah. Oleh karena itu, berikut adalah beberapa alternatif yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi darah rendah tanpa harus minum obat :
1. Makan Daging Merah
Daging merah merupakan salah satu sumber zat besi yang baik untuk meningkatkan tekanan darah untuk pengidap darah rendah. Zat besi dapat membantu sel darah merah mengantarkan oksigen dari paru-paru ke sel di seluruh tubuh.
Setelah oksigen tersebut dikirim, maka zat besi akan membantu sel darah merah membawa limbah karbondioksida kembali menuju paru-paru untuk dihembuskan.
Baca Juga: Gak Kalah dari Pulau Dewata, Nikmati Keindahan Alam Bawah Laut di Pantai Nglambor Gunungkidul
2. Memperbanyak Minum Air Putih
Dengan membiasakan minum air putih secara rutin dapat membantu mengatasi darah rendah. Minum lebih banyak air dapat meningkatkan volume darah dan membantu mencegah dehidrasi . keduanya sangat penting dalam mengobati hipotensi.
3. Menghindari Olahraga Tertentu
Perubahan postur yang terjadi secara tiba-tiba dapat menyebabkan darah rendah.
Oleh karena itu, bagi para penderita darah rendah sebaiknya menghindari gerakan yang dilakukan secara tiba-tiba atau olahraa yang membuat kepala dalam posisi sejajar atau berada di bawah jantung.
Meski demikan, kamu masih bisa melakukan olahraga kardio, asal setelahnya harus melakukan pendinginan supaya sirkulasi darah bisa kembali seperti semula.
Baca Juga: Tren Afiliasi E-Commerce Semakin Diminati, Cukup Buat Konten untuk Promosi Produk
4. Menambah Asupan Natrium
Menambahkan jenis makanan yang mengandung banyak natrium seperti udang, jus dalam kemasan, sup kaleng, dan kaldu dapat membantu meningkatkan darah rendah.
Tetapi jangan sampai mengonsumsinya terlalu berlebihan, karena dapat memberikan beban extra pada jantung dan pembuluh darah. ***
Editor : Iwa Ikhwanudin