RADAR JOGJA - Posisi gigi yang kurang rapih dan tidak sejajar kerap kali membuat seseorang merasa insecure karena bentuk gigi yang tak beraturan atau terlihat tak enak dipandang.
Kondisi ini bisa timbul karena genetik ataupun ketika gigi tidak memiliki cukup ruang untuk tumbuh.
Kondisi ini kemudian akan berdampak pada saat mulut menutup karena ketidaksesuaian antara ukuran rahang atas dan bawah.
Oleh karena itu banyak orang yang menggunakan behel agar merapikan gigi sehingga terlihat enak dipandang atau memperbaiki penampilan mereka.
Nah, tapi ternyata pemakaian behel juga bisa menyebabkan beberapa efek negatif bagi tubuh loh sob. Penasaran ? Yuk simak ini dia penjelasan berikut!
1. Perubahan Warna Gigi
Selama menggunakan kawat gigi, perubahan warna pada gigi bisa saja terjadi.
Hal ini merupakan salah satu efek samping kawat atau behel gigi yang dapat memengaruhi estetika gigi pasien.
Kondisi tersebut terjadi terutama pada kawat gigi yang tidak bisa dilepas pasang.
Penyebabnya adalah noda dari makanan dan minuman di sekitar alat ortodontik yang mungkin sulit dibersihkan.
2. Ketidaknyaman pada Mulut
Pada umumnya, gigi mungkin akan terasa sedikit sakit, longgar, dan kurang mampu menggigit dengan baik selama beberapa hari pertama penggunaan behel.
Behel pun dapat menggesek bibir, pipi, atau lidah sehingga menyebabkan nyeri.
Terkadang, ada pula orang yang sampai mengalami sariawan.
3. Menimbulkan Alergi
Behel adalah alat perawatan ortodontis yang terdiri dari kawat yang mengandung berbagai logam seperti tembaga, nikel, dan kromium.
Pada saat pemasangan behel pada gigi, terdapat beberapa pasien yang mengalami respon terhadap logam tersebut karena memiliki alergi logam.
Reaksi alergi yang biasa timbul adalah rasa sakit dan telinga tersumbat.
Editor : Meitika Candra Lantiva