RADAR JOGJA-Sebentar lagi kita akan bertemu bulan Ramadhan. Dimana setiap umat muslim diwajibkan untuk berpuasa selama kurang lebih 30 hari. Tak terkecuali bagi orang yang menderita sakit maag. Sebagian mereka tentu merasa khawatir, karena maag bisa kambuh sewaktu-waktu.
Terlepas dari hal itu, sebenarnya kita tidak perlu terlalu mengkhawatirkannya, namun juga jangan terlalu menyepelekan. Karena ada beberapa tips atau cara yang dapat kita lakukan, khusunya bagi penderita maag, agar selama menjalankan ibadah puasa dapat berjalan dengan nyaman.
1. Jangan Makan Terlalu Banyak Saat Sahur
Sahur menjadi bagian penting dalam menjalani rangkaian ibadah puasa. Karena saat sahur itulah, kita perlu untuk mengonsumsi makanan maupun minuman agar energi kita dapat terpenuhi selama seharian.
Meskipun begitu, kita tidak boleh sampai makan secara berlebihan. Terlebih makanan yang mengandung lemak tinggi.
Mengonsumsi makan dalam jumlah banyak dan tinggi lemak dapat membuat perut kembung dan begah, hingga diare pada sebagian orang. Hal itulah yang dapat memicu naiknya asam lambung, yaitu dari lambung ke kerongkongan.
2. Jangan Tidur Setelah Sahur
Sebaiknya, setelah sahur kita jangan langsung tidur. Karena aktivitas seperti itu dapat meningkatkan sekresi asam lambung, sehingga proses pencernaan berjalan lebih lambat dari biasanya. Selain itu, kebiasaan tidur setelah sahur dapat menimbulkan rasa lapar ketika bangun tidur.
3. Hindari Makan Dalam Porsi Besar Saat Berbuka Puasa
Bagi penderita maag, jangan langsung menyantap makanan dalam porsi besar saat berbuka puasa. Lebih baik diawali dengan minum minuman yang hangat, seperti air putih atau teh manis. Cara tersebut dapat membantu kadar gula dalam tubuh kita untuk segera normal.
Setelah itu, kita dapat mengonsumsi makanan pembuka seperti kurma atau kolak pisang secukupnya. Pastikan pula kita dapat menyeselesaikan makan apapun itu, sekitar 3-4 jam sebelum tidur agar lambung tetap nyaman.
4. Jangan Merokok
Aktivitas merokok berhubungan dengan kekambuhan maag dan tukak lambung. Berdasarkan hasil penelitian, rokok dapat meningkatkan resiko infeksi Helicobacter Pylori, yang merupakan penyebab sakit maag.
Penelitian lain juga menyebutkan bahwa nikotion yang terdapat dalam rokok dapat meningkatkan sekresi asam lambung serta motilitas lambung.
5. Hindari Mengonsumsi Makan Pedas
Mengonsumsi makanan pedas memang tidak secara langsung menyebabkan sakit maag. Akan tetapi, dengan mengonsumsi makan pedas bisa memicu sera memperparah gejala sakit maag.
Hal itu bisa terjadi karena ketika makanan pedas telah masuk ke saluran pernapasan, dapat menyebabkan iritasi pada lapisan mukosa lambung.
6. Kurangi Minum Kopi dan Teh
Mengonsumsi kopi atau teh saat berbuka maupun sahur sudah menjadi hal yang wajib bagi sebagian orang. Namun, sebaiknya jangan mengonsumsinya terlalu berlebihan.
Kandungan kafein yang terdapat dalam kopi dan teh dapat merangsang kontraksi pada usus serta meningkatkan resiko mengalami diare atau nyeri perut.
7. Kelola Stres dengan Baik
Stres adalah salah satu pemicu timbulnya sakit maag. Karena, ketika stres tidak dapat diadaptasi dengan baik oleh otak, maka tubuh akan memproduksi hormon stres bernama kortisol.
Hormon kortisol dapat meningkatkan gula darah dan denyut jantung, serta menurunkan produksi antibodi. Hormon ini juga dapat memperlambat kerja lambung dan menaikkan produksi asam lambung. {}
Editor : Iwa Ikhwanudin