Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pahami Gejala dan Penanganan DBD pada Bayi, Jangan Sampai Terlambat!

Salma Nabila Putri D • Jumat, 1 Maret 2024 | 21:04 WIB
Foto: Ilustrasi orang terkena DBD.
Foto: Ilustrasi orang terkena DBD.

RADAR JOGJA – Demam Berdarah atau DBD adalah penyakit yang ditularkan melalui nyamuk, sering terjadi di daerah tropis atau subtropic di dunia.

Gejala umumnya seperti demam tinggi dan gejala flu. Sementara itu, DBD yang parah, kondisi ini bisa menyebabkan pendarahan serius, penurunan tekanan darah secara tiba-tiba (syok) dan bahkan kematian.

Jutaan kasus infeksi demam berdarah yang terjadi di seluruh dunia setiap tahunnya.

DBD paling sering terjadi di Asia Tenggara, pulau Pasifik barat, Amerika Latin dan Afrika.

Pada beberapa bulan terakhir setelah Indonesia berganti musim menjadi musim hujan atau pancaroba. Kasus DBD di Indonesia bertambah.

Umumnya, DBD menyerang remaja dan orang dewasa, namun tak jarang bahkan bayi juga bisa menjadi korban dari penyakit demam berdarah tersebut.

Yuk Simak penjelasan bagaimana mengetahui cara pengobatan yang tepat dan juga bagaimana gejala DBD bisa muncul pada bayi.

Gejala DBD pada bayi

Baca Juga: Targetkan Empat Besar, Madura United Tak Akan Pandang Sebelah Mata Bhayangkara FC

Gejala DBD yang muncul pada bayi biasanya akan susah untuk diketahui, berbeda dengan gejala DBD yang terjadi pada umumnya.

Disarankan untuk segera periksakan ke dokter atau rumah sakit, jika bayi sudah mengalami gejala seperti berikut ini.

1. Demam tinggi

2. Sering mengantuk

3. Nafsu makan atau menyusu berkurang

4. Muncul ruam pada kulit

5. Gangguan pencernaan (mual, muntah, nyeri perut)

6. Sesak napas

7. Lebih rewel dan gelisah

Bila sudah muncul gejala-gejala di atas segeralah memastikan dengan membawa ke dokter atau rumah sakit.

Penanganan bayi yang terkena DBD di rumah

Meskipun disarankan untuk segera membawa ke dokter atau rumah sakit, untuk sementara anda bisa merawat bayi yang terkena DBD dengan beberapa cara berikut.

1. Memberikan asetaminofen (paracetamol)

2. Berikan banyak cairan seperti air putih atau susu. Pastikan bayi tidak kekurangan asupan cairan, karena jika demam, muntah akan kehilangan terlalu banyak cairan tubuh.

3. Berikan kompres air hangat pada dahi, ketiak untuk meredakan panas

4. Pastikan si kecil mendapatkan istirahat yang cukup

Bila penanganan tersebut sudah dilakukan namun gejalanya masih belum mereda, segeralah bawa si kecil untuk ke dokter atau ke rumah sakit.

Editor : Bahana.
#demam berdarah #DBD