Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kalian Pecinta Mie Instan? Begini 8 Bahaya Makan Mie Instan Berlebih Bagi Kesehatan Tubuh

Meitika Candra Lantiva • Selasa, 30 Januari 2024 | 17:34 WIB
Makan Mie Instan bisa bikin nagih. namun jika dikonsumsi berlebihan dapat berdampak pada kesehatan.
Makan Mie Instan bisa bikin nagih. namun jika dikonsumsi berlebihan dapat berdampak pada kesehatan.

RADAR JOGJA – Mie instan adalah makanan kering yang terbuat dari tepung terigu, air, minyak goreng, dan garam.

Mie instan sudah dikukus, digoreng, dan dikeringkan terlebih dahulu, sehingga dapat langsung disajikan dengan menambahkan air panas dan bumbu-bumbu yang sudah ada di dalam bungkusnya. 

Namun dengan mengonsumsi mie instan dalam jumlah banyak dapat menyebabkan sakit kepala. 

Hal ini disebabkan oleh kandungan garam dan MSG yang terkandung dalam mie instan. 


Seperti yang sudah diketahui, bahwa mie instan tidak baik jika dikonsumsi secara berlebih berikut beberapa bahaya mengkonsumsi mie instan jika berlebih:


Meningkatkan Tekanan Darah


dapat meningkatkan tekanan darah karena kandungan natrium yang tinggi di dalam mie.

Berdasarkan jurnal Nutrient, satu porsi mie instan dapat menyumbang asupan garam harian hingga 80 persen dan ini belum termasuk asupan garam dalam makanan lainnya.

Mengonsumsi garam melebihi batas asupan harian dapat membuat tekanan darah naik dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Gangguan Ginjal


Kandungan garam yang tinggi di dalam mie instan juga diketahui dapat memengaruhi fungsi ginjal, terlebih jika dikonsumsi terlalu sering dan dalam jumlah banyak.

Jika fungsi ginjal terganggu, maka akan terjadi penumpukan natrium dan cairan dalam tubuh yang memicu pembengkakan di kaki.

Baca Juga: Begini Cara Terapkan Bagaimana Menjaga Diri di Era Digital..!

Gangguan Pencernaan


berisiko menimbulkan gangguan pencernaan.

Ketika melalui proses pengawetan, makanan ini ditambahkan dengan zat TBHQ (tertiary-butyl hydroquinone), yaitu pengawet berbahan dasar minyak yang juga terkandung dalam pestisida.

Organ pencernaan memerlukan waktu lebih lama untuk mencerna jenis pengawet ini, bahkan lebih dari dua jam sehingga bisa mengganggu jalannya pencernaan.  

Penyakit Jantung


meningkatkan risiko penyakit jantung karena adanya kandungan MSG (monosodium glutamat) yang digunakan agar rasa mie instan lebih gurih.

Itulah sebabnya, mie instan tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita hipertensi dan gagal jantung kongestif, serta pengguna obat-obatan antidepresan dan obat diuretik.

Diabetes


Salah satu bahan mie instan adalah maida, yaitu olahan tepung terigu yang sudah melewati proses penggilingan, penghalusan, dan pemutihan.

Perlu diketahui, maida tidak mengandung nutrisi apa pun, selain hanya kaya akan rasa.

Maida juga memiliki kandungan gula yang cukup tinggi sehingga dapat meningkatkan gula darah.

Ketika mengonsumsi bahan olahan ini, organ pankreas akan melepaskan hormon insulin untuk mencernanya dan akan menyebabkan penyakit diabetes tipe 2.

Penyakit Liver


berpotensi menimbulkan penyakit liver.

Karena , mie mengandung pengawet atau zat aditif dan kandungan garam tinggi yang jika dikonsumsi berlebihan dapat menekan kerja organ hati (liver) karena sulit terurai.

Jika kondisi ini dibiarkan dalam waktu yang lama, kinerja hati dapat menurun dan cenderung menimbun lemak berlebih di dalam selnya.

Penumpukan lemak tersebut berisiko menimbulkan kerusakan pada liver.


Obesitas


Berat badan berlebih atau obesitas juga menjadi salah satu bahaya makan mie instan terlalu sering.

Pasalnya, pada satu bungkus mie instan terdapat sekitar 14 gram lemak jenuh.

Di mana, angka tersebut sudah mencakup 40 persen kebutuhan lemak harian.

Di samping itu, mie instan juga mengandung kalori tinggi.

Jadi, meskipun mengenyangkan, tubuh tidak mendapatkan gizi yang cukup dari mie instan.

Malnutrisi


Dampak mie instan bagi kesehatan tubuh berikut adalah dapat meningkatkan risiko kekurangan nutrisi, terutama pada anak-anak.

Walaupun mie instan dinilai praktis dan disukai oleh semua kalangan termasuk anak-anak, kandungan serat, protein, vitamin, dan mineral di dalamnya sangatlah rendah.

 Kekurangan nutrisi pada anak dapat menyebabkan tubuh mengalami ketidakseimbangan kandungan zat mikronutrien dan makronutrien.

Itulah beberapa bahaya mengkonsumsi mie instan secara berlebihan, maka dari itu kita harus mengatur agar tidak terjadi penyakit pada diri kita sendiri jadi konsumsilah mie instan dalam batas wajar. (Rattiantic/Radar Jogja)

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Yogyakarta Selasa 30 Januari: Ada Potensi Hujan Sedang-lebat, Waspada Disertai Petir

 

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#ginjal #jantung #mie instan #tekanan darah #pencernaan #makan berlebihan #obesitas #liver #bahaya