RADAR JOGJA – Udara yang berangin, polusi di jalan raya, debu yang berterbangan, sepanjang hari menatap layar ponsel dan komputer, serta suhu yang dingin merupakan sumber dari permasalahan yang sering membuat penglihatan tak nyaman.
Apapun alasannya, kebiasaan menggosok mata seringkali dilakukan tanpa disadari.
Hal ini terjaid karena adanya proses mata dan reflek anggota tubuh ketika menerima sentuhan benda luar yang mengganggu.
Seperti halnya saat menatap layar ponsel atau komputer sepanjang hari, udara, panas, suhu, dan keadaan lainnya juga dapat menjadi penyebab reflek seseorang terhadap mata.
Mata merupakan anggota tubuh yang sensitive terhadap barang-barang apapun, termasuk air.
Maka mata menjadi bagian indera yang sering menerima reflek tertentu, seperti tergosok oleh tangan.
Seorang dokter kulit bernama Karen Grossman menjelaskan bahwa menggosok mata dapat menumbuhkan reaksi produksi cairan yang dapat menyebabkan manusia lebih sering menggosok mata.
Lapisan kulit yang ada dibawah mata merupakan jenis kulit yang paling tipis, maka usahakan hindari gesekan apapun terhadap mata.
Sebab gesekan yang sering terjadi pada mata akan menyebabkan pengelupasan kulit dan hal itu akan membahayakan mata.
Jika mata terasa lelah ketika terus menerus menatap layar ponsel atau komputer, segera istirahatkan mata dengan sesekali melihat objek dengan jarak yang jauh.
Hal ini akan membantu melemaskan otot mata.
Jika mata terasa pedih ketika terkena debu atau asap di jalan, jangan langsung mengucek mata.
Sebaiknya biarkan mata mengeluarkan air mata, supaya kotoran yang masuk ke mata secara alami ikut keluar bersama air mata yang menetes. (Zulfa/Radar Jogja)
Editor : Meitika Candra Lantiva