Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Apakah Benar Aman Tren Membilas Rambut Dengan Air Beras, Yukk Simak !

Adek Ridho Febriawan • Jumat, 5 Januari 2024 | 21:43 WIB
Ilustrasi keramas dengan air beras. (media pemberitaan online/kilasbabel.com)
Ilustrasi keramas dengan air beras. (media pemberitaan online/kilasbabel.com)

 

RADAR JOGJA - Air beras dipercaya banyak memiliki manfaat sehingga banyak dijadikan tren. Mulai dari untuk merawat wajah hingga membilas rambut.

Mencuci wajah dengan air beras bahkan sudah menjadi tradisi di beberapa negara di Asia Timur.

Namun bagaimana dengan tren mencuci rambut dengan air beras? Apakah akan membawa manfaat yang sama dengan mencuci muka?

Beras diketahui mengandung nutrisi seperti magnesium, asalm folat, thiamine dan niacin.

Pakar dermatologi di Audubon Dermatolody Deirdre Hooper mengatakan, meski memiliki banyak kandungan nutrisi, namun belum tentu baik digunakan untuk rambut.

Sedangkan air beras mengandung fenol yang dapat membantu mengobati alopecia areata, yakni kerontokan rambut akibat penyakit autoimun.

Namun, belum ada cukup bukti yang memastikan bahwa air beras memang meningkatkan kesehatan rambut.

Bahkan, bagi sebagian orang, hal itu mungkin malah memperburuk keadaan.

Dalam laporan Health, Profesor dermatologi di University of Minnesota Medical School, Rhonda Farah menyatakan, membilas rambut dengan air beras bisa merusak rambut, terutama bagi orang dengan rambut keriting yang cenderung lebih mudah patah.

“(Air beras) sebenarnya bisa berbahaya karena tidak diformulasikan untuk kulit kepala. Anda tidak mendapatkan pengiriman yang sama ke folikel rambut atau ke batang rambut,” kata Farah.

Dalam sebuah ulasan yang terbit pada 2022 mencakup 10 studi, peneliti menyimpulkan ekstrak mineral dedak padi dapat memperpanjang waktu folikel rambut berada dalam fase anagen, yaitu saat terjadi pertumbuhan folikel.

Namun ekstrak mineral bekatul yang terkandung dalam produk rambut tidak sama dengan air beras di rumah.

Faktanya, bekatul dihilangkan saat penggilingan dan ketika beras sampai di toko kelontong, bagian ini sudah dibuang.

 

Editor : Meitika Candra Lantiva