Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Simak!!! Jamur yang Dikenal Memiliki Efek Halusinasi Tinggi Ternyata Mampu Ringankan Gejala Penderita ADHD

Trimina Klara • Sabtu, 9 Desember 2023 | 23:15 WIB

 

Ilustrasi Jamur. (website/Wikipedia)
Ilustrasi Jamur. (website/Wikipedia)


RADAR JOGJA – Mendengar nama “magic mushroom” pasti yang terlintas pertama kali adalah seikat jamur yang bertengger di atas tumpukan kotoran sapi, yang jika dimakan akan menimbulkan efek halusinogen tersendiri.


Seperti namanya, mengonsumsi jamur kotoran sapi dapat membuat orang melihat dan merasakan hal-hal yang sebenarnya tidak terjadi pada dirinya.

Namun berbagai penelitian menunjukkan bahwa jamur ajaib juga bermanfaat bagi kesehatan mental manusia.

Misalnya seperti yang dijelaskan dalam Frontiers in Psuchiatry pada Oktober lalu.


Para peneliti menemukan bahwa orang dewasa dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) merasa lebih mudah berkonsentrasi setelah menjalani terapi psikedelik dosis kecil.

Jamur kotoran sapi tergolong halusinogen karena mengandung senyawa psilocybin.


Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jutaan orang di berbagai belahan dunia menderita ADHD.

Sebanyak 5 persen di antaranya adalah anak-anak. Sedangkan 2,5 persen pasiennya adalah orang dewasa.

Penderita gangguan jiwa ini cenderung tertinggal dalam sekolah dan pekerjaan karena sulit berkonsentrasi.


Gejala lain, seperti bertindak impulsif, juga dapat memengaruhi hubungan seseorang dengan ADHD dengan orang-orang di sekitarnya.

Studi terbaru ini menganalisis data dari survei terhadap 233 orang dewasa yang secara teratur mengonsumsi halusinogen dosis kecil untuk mengurangi gejala ADHD mereka.

Hasilnya, peserta terapi menunjukkan peningkatan skor “mindfulness” selama periode 4 minggu.

Sebenarnya ADHD dapat diobati dengan meminum obat Adderall.

Hanya saja persediaannya sangat terbatas dan masih terdapat stigma sosial terkait masalah kejiwaan.

Oleh karena itu, terapi psikedelik diharapkan dapat memberikan alternatif pilihan pengobatan ADHD.

Editor : Meitika Candra Lantiva
#efek halusinasi jamur #jamur #kesehatan mental #adhd #manfaat jamur