RADAR JOGJA – Seiring dengan munculnya klaim tentang berbagai metode untuk menurunkan berat badan, salah satu pernyataan yang beredar adalah bahwa menonton film horor dapat menjadi alternatif untuk membakar kalori dan mengdukung penurunan berat badan.
Namun apakah klaim ini benar?
Beberapa pihak berpendapat bahwa menonton film horor dapat meningkatkan detak jantung dan metabolisme serta mengeluarkan adrenalin saat adegan yang menegangkan terjadi.
Klaim tersebut menimbulkan pertanyaan tentang apakah menonton film horor benar-benar membantu menurunkan berat badan karena dianggap sebanding dengan melakukan aktivitas fisik ringan.
Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh Universitas Westminster bahwa dengan menonton film horor berdurasi 90 menit bisa membakar setidaknya 100-185 kalori.
Dengan riset pada film-film seperti: “The Exorcist” (158 kalori), “Jaws” (161 kalori), dan “The Shing” dengan (184 kalori).
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan perangkat alat pengukur detak jantung, asupan oksigen, dan buangan karbon dioksida pada sepuluh peserta penelitian dengan film horor berbeda.
Meskipun gagasan ini menarik, para ahli kesehatan menganggapnya berlebihan.
Menonton film horor dapat meningkatkan detak jantung sesaat, tetapi efek ini tidak sebanding dengan berolahraga.
Jika Anda menonton film, detak jantung Anda mungkin hanya meningkat secara sementara dan tidak menghasilkan banyak kalori.
Para ahli kesehatan juga menekankan jika ingin menurunkan berat badan tetap tidak bisa hanya dengan sekedar menonton film horor saja namun juga harus melakukan aktifitas fisik seperti olahraga dan mengatur pola makan hingga gaya hidup yang lebih sehat.
Editor : Bahana.