RADAR JOGJA – Cuaca panas seringkali membuat kita merasa haus dan ingin segera menyegarkan diri. Minuman dingin seperti es teh manis sering menjadi pilihan untuk mengatasi teriknya cuaca.
Namun, sedikit yang menyadari bahwa minum es teh dalam jumlah berlebihan dapat mengancam kesehatan.
Seiring dengan suhu yang meningkat, keinginan untuk minum minuman dingin semakin kuat.
Apalagi saat ini, mudah dijumpai penjual es teh yang relatif memiliki berbagai varian rasa yang cenderung manis dengan ukuran cup besar.
Minuman seperti es teh manis memang terasa menyegarkan, tetapi ada risiko tersembunyi yang perlu diwaspadai. Berikut adalah beberapa bahaya yang dapat timbul dari kebiasaan ini:
Penyakit Diabetes Tipe 2
Es teh manis mengandung kadar gula yang tinggi. Konsumsi gula berlebihan dapat meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2, terutama jika minuman ini dikonsumsi secara teratur.
Sebab kadar gula darah akan meningkat dan melebihi batas normal.
Kenaikan Berat Badan
Gula dalam es teh manis dapat menyebabkan peningkatan berat badan yang tidak sehat. Kenaikan berat badan yang cepat dapat berkontribusi pada berbagai masalah kesehatan seperti obesitas dan penyakit jantung.
Gangguan Metabolisme
Gula yang berlimpah dalam minuman manis dapat mengganggu metabolisme tubuh. Ini dapat berdampak negatif pada kadar gula darah, tekanan darah, dan kolesterol.
Dehidrasi
Minum es teh manis mungkin memberikan sensasi pendinginan sementara, tetapi gula dalam minuman ini dapat menyebabkan dehidrasi karena tubuh akan mencoba mengeluarkan lebih banyak air untuk mengatasi gula yang berlebihan.
Sebagai alternatif, lebih baik memilih minuman sehat seperti air putih, jus buah alami tanpa tambahan gula, atau minuman elektrolit ringan yang dirancang khusus untuk menghidrasi tubuh.
Pastikan untuk minum cukup air untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi selama cuaca panas. Tetap waspada terhadap dampak kesehatan dari minuman manis dan dingin saat mencari cara untuk meredakan panas. (Erlika Yusfiarista)
Editor : Bahana.