RADAR JOGJA – Sebelumnya, apakah anda pernah mendengar istilah “mati batang otak"? Istilah ini disebut juga sebagai “brainstem death” atau “brainstem herniation” .
Dalam medis adalah suatu kondisi serius yang dapat mengancam nyawa seseorang.
Untuk mengetahui mengetahui apa si itu mati batang otak, gejala apa saja yang ditimbulkan dan apa penyebabnya? mari kita bahas di bawah ini:
Jadi, Apa itu Mati Batang Otak?
Mati batang otak merupakan suatu kondisi medis yang terjadi ketika bagian otak (brainstem) mengalami kerusakan serius atau mati.
Batang otak ini memiliki peran mengendalikan berbagai fungsi vital tubuh manusia, seperti pernafasan, detak jantung, tekanan darah hingga reflex otomatis lainnya dalam tubuh.
Ketika batang otak tersebut tidak berfungsi lagi, maka tubuh seseorang tidak dapat mempertahankan kehidupannya.
Gejala Mati Batang Otak
- Hilangnya respon terhadap ransangan eksternal atau nyeri
- Kesulitan bernafas atau pernafasan yang begitu lambat
- Hilangnya refleksi pupil terhadap cahaya
- Detak jantung yang tidat beraturan atau berhenti
- Kehilangan kemampuan untuk menggerakan wajah,mata, atau tubuh secara umum
- Penyebab Mati Batak Otak
- Kondisi mati batang otak ini biasanya terjadi akibat dari cedera kepala serius ataupun
- kondisi medis yang menggangu aliran darah atau oksigen ke otak.
Berikut beberapa penyebab umumnya:
- Pendarahan otak atau stroke yang mengganggu pesokan darah mengalir ke batang otak
- Cedera kepala traumatis yang sangat parah
- Infeksi otak yang merusak jaringanya
- Penyakit neurodegenerative yang parah, contohnya: ALS (Amyotrophic Lateral Sclerosis)
- atau penyakit Parkinson stadium akhir.
Diagnosis Mati Batang Otak
Diagnosis mati batang otak, perlu dilakukan uji klinis dan tes diagnostik oleh tim medis.
Ini termasuk kedalam pemeriksaan EEG (Elektroensefalogram), pemeriksaan respon pupil, tes refleksi dan pemeriksaan neurologis lanjutan.
Jika semua tanda dan gejala terkonfirmasi dan dinyatakan ada, barulah pasien tersebut bisa dibilang mengalami kondisi mati batang otak.
Dengan mengenal kondisi mati batang otak ini adalah suatu hal yang penting karena dapat mempengaruhi keputusan penting dalam donor organ, dan keputusan medis lainnya.
Melalui kesadaran terkait gejala dan penyebab kondisi mati batang otak akan dapat membantu orang yang diduga mengalami kondisi ini terbantu oleh tenaga medis lebih cepat dengan memungkinkan tingkat peluang keselamatan lebih tinggi. (Trimina Klara)
Editor : Meitika Candra Lantiva