SLEMAN - Peringatan bulan Kesehatan Gigi Nasional 2023 di Jogja diwarnai dengan acara gosok gigi ratusan anak sekolah dasar (SD) dan difabel. Acara semakin meriah dengan kedatangan brand ambassador Pepsodent, yakni Raisa Andriana dan Hamish Daud.
Head of Professional Marketing Personal Care Unilever Indonesia Ratu Mirah Afifah mengatakan konsumsi gula di Indonesia mengalami peningkatan sebanyak 9 persen dibandingkan tahun 2019.
Kondisi ini mempengaruhi kesehatan gigi masyarakat. Salah satunya ialah masalah gigi berlubang ada sekitar 88 persen dialami orang Indonesia.
"Meski kita tidak bisa sepenuhnya menghindari gula, konsumsinya harus dibatasi serta dibarengi dengan perilaku menyikat gigi yang baik dan kebiasaan berkunjung ke dokter gigi setidaknya 6 bulan sekali," ujarnya pada pembukaan acara Peringatan Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2023 di FKG UGM, Selasa (12/9/2023).
"Faktanya hanya 2,8 persen masyarakat yang menyikat gigi dua kali di waktu yang tepat. Dan ternyata 95,5 persen masyarakat Indonesia mengaku tidak pernah ke dokter gigi selama setahun," lanjutnya.
Oleh sebab itu, edukasi kesehatan mulut dan gigi menjadi hal yang sangat penting. Terutama bagi anak-anak sehingga terbiasa melakukan perawatan gigi sejak kecil.
"Kami ajak Raisa dan Hamish Daud untuk ikut mensosialisasikan pencegahan gigi berlubang dengan rajin menggosok gigi," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Usman Sumantri mengatakan konsumsi gula bagi anak juga diperlukan. Namun, harus diimbangi dengan kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut.
"Gula itu penting bagi kita, kalau tak ada gula tak hidup kita. Apa pun boleh makan tapi penting untuk menyikat gigi dengan benar," ujarnya.
"Anak-anak makan es krim juga gizi tapi sepanjang dikendalikan perilaku sikat gigi dengan baik. Orangtua harus bijak untuk memberikan pemahaman pada anak," lanjutnya. (lan)
Editor : Amin Surachmad