RADAR JOGJA – Stroke sering kali dianggap sebagai masalah kesehatan yang berkaitan dengan usia lanjut. Namun, tak dapat dipungkiri penyakit ini juga bisa menyerang mereka yang berusia muda.
Seperti yang dialami oleh salah satu vokalis band Elkasih bernama Noventino Budi Lesmana atau kerap disapa El Ibnu.
Ketika usia 37 tahun El Ibnu mengalami serangan stroke pertamanya. Setelah mendapatkan serangan pertama tersebut ia kembali merasakan serangan hingga pada serangan ke tiga berdampak vatal bagi El Ibnu karena separuh tubuhnya lumpuh.
Berkaca dari kondisi El Ibnu yang terkena serangan stroke di usia muda membuktikan bahwa pentingnya mengetahui masalah kesehatan tidak mengenal usia dan tanda-tanda peringatan yang harus dipahami. Berikut beberapa fakta-fakta tentang penyakit stroke di usia muda:
Resiko Meningkat
Kasus pengidap stroke di usia muda tampaknya mulai meningkat di beberapa tahun terakhir. Banyak faktor yang menjadi penyebabnya, diantaranya: gaya hidup dan makanan yang kurang sehat, kurangnya aktivitas fisik, dan stress.
Penyebab yang Berbeda
Dari sekian banyaknya penyebab stroke di usia muda dan tentunya penyebab stroke di usia muda dengan usia tua yang berbeda ada penyebab umumnya yaitu penyumbatan arteri karena pembekuan darah atau penyakit vascular. Selain itu penyakit seperti migraine dengan aura, kelainan pembuluh darah otak, atau masalah jantung juga bisa meningkatkan resiko terkenan serangan stroke di usia muda.
Tanda-Tanda dan Gejala
Tanda-tanda dan gejalan penyakit stroke di usia muda tidak jauh berbeda dengan yang dialami pengidapnya di usia tua. Seperti kelemahan di satu sisi tubuh, kesulitan berbicara, memahimi, dan kesulitan berjalan. Namun dibeberapa kasus juga ada gejalanya yang terbilang tidak jelas.
Lalu Bagaimana Langkah-langkah Mencegah Stroke di Usia Muda?
1. Terapkan Pola Hidup Sehat
Dimulai dari menjaga dan mengkonsumsi makanan yang sehat, berolahraga secara teratur, menghindari kebiasaan merokok dan mengkonsumsi minuman berakohol yang berlebihan. Ini merupakan langkah penting dalam menjaga pola hidup yang sehat.
2. Kontrol Tekanan Darah
Jika anda memiliki riwayat tekanan darah tinggi, pentiny untuk anda memantau dan mengelolanya secara efektif melaui bantuan medis.
3. Pemeriksaan Medis secara Rutin
Dengan berkunjung secara rutin ke dokter akan membantu anda mendeteksi secara dini faktor resiko yang mungkin saja sedang dialami.
4. Pentingnya Kesadaran
Semakin cepat mengetahui tanda dan gejala stroke yang mungkin saja dialami maka semakin cepat juga perawatan dilakukan agar kemungkinan pemulihannya semakin besar. Maka dari situ pendidikan terkait tanda dan gejalan stroke ini sangat penting.
5. Konsultasi dengan Ahli
Jika anda memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung atau stroke atau mungkin anda mendapatkan gejala yang mencurigakan, maka segeralah berkonsultasi dengan dokter yang berkaitan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Dengan banyaknya kasus penyakit stroke yang menyerang mereka berusi muda merupakan bukti bahwa pentingnya untuk selalu menjaga kesehatan jantung dan pola hidup yang sehat. Terlepas dari usia, kesadaran dan tindakan pencegahan yang tepat akan membantu mengurangi resiko terkena serangan stroke di usia muda. (Trimina Klara)
Editor : Meitika Candra Lantiva