RADAR JOGJA - Kopi menjadi salah satu minuman yang banyak di komsumsimulai dari remaja hingga orang dewasa. Kopi sebenarnya termasuk minuman sehat, karena mengandung kafein, yaitu zat yang dapat meningkatkan mood, metabolisme, dan menambahkan semangat atau membugarkarkan tubuh.
Penelitian menunjukkan bahwa gen berpengaruh besar pada toleransi anda terhadap kandungan kafein dalam kopi. Sebagian orang dapat mengonsumsi kafein dalam jumlah yang lebih banyak daripada yang lain, tanpa mengalami efek negatif.
Sebuah penelitian oleh Mayo Clinic menemukan bahwa priayang minum lebih dari empat cangkir kopi mengalami peningkatan sebesar 21 persen dalam semua penyebab kematian. Studi lain juga menunjukkan bahwa mengonsumsi 6 cangkir hingga lebih kopi per hari memiliki risiko lebih besar terkena penyakit jantung.
Namun, konsumsi kafein dalam dosis tinggi dapat memiliki efek samping yang cenderung negatif dan berbahaya bagikesehatan.
Berikut ini adalah bahayanya mengomsumsi Kopi secaraberlebihan bagi Kesehatan yang perlu di waspadai.
Kopi yang mengandung kafein ini juga menjadi manfaat yang sering dicari, terutama pada orang yang ingin tetapterjaga. Namun terdapat sisi lain dari mengomsumsi kopi secara berlebihan, yaitu dapat menyebabkan menjadi sulit untuk mendapatkan waktu tidur yang cukup.
Anda mungkin tidak menyadari bahwa terlalu banyak mengonsumsi kopi dapat mengganggu waktu tidur jika anda meremehkan jumlah kafein yang Anda konsumsi.
Dalam penelitian Center for Sleep Research, Univertas of South Australia, menemukan bahwa asupan kafein yang berlebih dapat mengganggu jadwal dan waktu tidur.
Kopi juga dapat mengurangi total waktu tidur, terutama pada orang tua. Sebaliknya, kafein dalam jumlah rendah atau sedang tampaknya tidak terlalu mempengaruhi waktu dan kualitas tidur seseorang.
Bahaya selanjutnya dari mengomsumsi kopi yang berlebihan yaitu dapat meningkatkan terjadinya percepatan detak jantung. Hal ini dikarenakan efekstimulasi dan asupan kafein yang tinggi dapatmeyebabkan jantung berdetak lebih cepat.
Meskipun, efek ini tampaknya tidak terjadi pada semua orang. Bahkan beberapa orang dengan masalah jantung mungkin dapat menolerir asupan kafein dalam jumlah besar tanpa efek samping.
Apabila anda merasakan ada perubahan dalam detak atau ritme jantung setelah minum minuman berkafein, anda mungkin harus mempertimbangkan untuk mengurangi asupan kafein dalam keseharian anda.
3. Menyebabkan Tekanan Darah Tinggi
Meskipun saat ini, kafein tidak meningkatkan risikopenyakit jantung atau stroke pada kebanyakan orang.
Tetapi, kafein pada kopi telah terbukti bisa meningkatkan tekanan darah karena efek stimulannya pada sistem saraf. Sehingga menjadi suatu bahaya dalam mengomsumsikopi yang berlebihan yang patut di waspadai.
Untungnya, efek kafein pada tekanan darah tampaknya bersifat sementara. Asupan kafein yang tinggi juga telahterbukti dapat meningkatkan tekanan darah selamaberolahraga pada orang sehat.
Karena itu, baiknya memperhatikan dosis dari kafein dan membatasi dalam mengomsumsi kopi sangatlah pentingterutama bagi orang yang memiliki tekanan darah.
4. Meyebabkan Rasa Kecanduan atau Ketergantungan
Kopi menjadi minuman yang selalu ada di tempatmakanan dan sering di komsumsi oleh banyak orang, termasuk Masyarakat Indonesia yang termasuk negara dengan menghasilkan Kopi.
Meskipun banyak di gemari oleh banyak orang, kopi juga dapat menyebabkan seseorang mengalamiketergantungan terhadap kopi.
Dalam sebuah penelitian oleh Faculté de Médecine, Strasbourg, France mendapati bahwa, meski kafein memicu zat kimia otak tertentu yang serupa dengan carakokain dan amfetamin, kafein tidak menyebabkan kecanduan klasik seperti obat-obatan ini.
Namun, kafein dapat menyebabkan ketergantungan psikologis atau fisik, terutama pada dosis yang tinggi.jika Anda meminum minuman yang memiliki kafeindalam jumlah banyak dan sering seperti kopi, adakemungkinan sangat besar Anda menjadi ketergantunganpada efeknya.
5. Menyebabkan Terjadinya Kerusakan Otot
Bahaya lain dari mengomsumsi kopi ternyata bisamenyebabkan kerusakan pada otot. Kondisi yang sangat serius atau Rhabdomyolysis, di mana serat otot yang rusak dapat memasuki aliran darah. Sehingga menyebabkan gagal ginjal dan masalah lainnya.
Selain itu, terdapat beberapa laporan bahwa Rhabdomyolysis juga berkaitan dengan asupan kafeinyang berlebih.
Untuk mengurangi risiko Rhabdomyolysis, yang terbaik adalah membatasi asupan kopi Anda hingga sekitar 250 mg kafein per hari. Kecuali jika anda telah terbiasa mengonsumsi lebih banyak dari jumlah tersebut. (M2)
Editor : Bahana.