JOGJA - Polresta Jogja menghadirkan layanan kilat perpanjangan SIM Drive Thru di Mall Pelayanan Publik (MPP) Balai Kota Timoho. Lewat layanan tersebut, kepolisian menjamin waktu pengurusan perpanjangan SIM hanya lima menit setelah persyaratan terpenuhi.
Kapolresta Jogja Kombes Pol Ari Setyawan Wibowo mengatakan, layanan itu ditujukan untuk memangkas alur birokrasi serta memberikan efisiensi waktu bagi masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi. Sehingga diharapkan semakin mempermudah masyarakat dalam mengurus dokumen penting lalu lintas
Menurut Ari, dengan pemangkasan alur birokrasi tersebut pemohon tidak perlu lagi mengantre berlama-lama. Jika semua dokumen persyaratan seperti hasil tes kesehatan psikologi dan jasmani, e-KTP, dan SIM lama telah dipenuhi maka pembuatan SIM hanya memakan waktu hitungan menit.
"Untuk durasi waktu, maksimal lima menit," ujar Ari di sela peresmian, Selasa (6/10). Jika masyarakat ingin memanfaatkan layanan tersebut, perwira polisi dengan tiga bunga melati emas di pundak itu mengingatkan agar pemohon menyelesaikan terlebih dahulu tahap pendaftaran secara online.
Baca Juga: Jadwal dan Lokasi SIM Keliling (SIMLING) Polda DIY Bulan Oktober 2026 Lengkap
Selain itu melengkapi seluruh dokumen pendukung sebelum tiba di lokasi drive thru. Sebab, sebelum SIM diberikan akan ada sesi foto, pengecekan verifikasi identitas, dan sidik jari.
Mengenai persyaratan administrasi, Ari menegaskan ketentuannya tetap sama dengan pembuatan perpanjangan SIM konvensional. Hasil tes kesehatan dan psikologi cukup dilampirkan bersama dokumen lainnya saat mendatangi loket drive-thru.
Soal tarif atau biaya perpanjangan SIM juga dipastikan tidak ada perubahan dan mengacu pada ketentuan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku. "Kami berharap inovasi ini dapat memberikan kenyamanan dan kemudahan maksimal bagi masyarakat Kota Jogja," tandas Ari.
Sementara itu, Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo menekankan pentingnya keberlanjutan dan kejelasan informasi terkait layanan tersebut. Ia meminta agar fasilitas publik ini tidak hanya beroperasi setengah matang atau hanya sekadar menjadi sorotan sesaat saat awal peluncuran.
"Yang paling penting itu jangan hangat-hangat kuku gitu loh. Kan kadang-kadang di-blow up, habis itu hilang lagi. Itu yang paling penting," tegas Hasto usai meninjau layanan tersebut.
Menurut Hasto, setelah pemerintah atau pihak kepolisian mendeklarasikan hadirnya layanan drive thru untuk perpanjangan SIM, informasi tersebut harus diumumkan dan disosialisasikan seluas-luasnya kepada masyarakat. Sosialisasi yang masif dinilai krusial agar warga dapat memanfaatkan kemudahan fasilitas ini tanpa harus melalui proses panjang secara konvensional.
Terkait jam operasional, Hasto mengonfirmasi layanan tersebut menyesuaikan jam kerja instansi pemerintah. Pendaftaran dibuka hingga pukul 12.00. Namun pelayanan kepada warga yang sudah mendaftar akan dituntaskan hingga selesai.
Ia juga berjanji akan melakukan evaluasi secara berjenjang untuk memantau minat masyarakat menggunakan layanan tersebut. "Saya minta disosialisasikan, supaya ada sebanyak mungkin (masyarakat) mengambil porsi yang biasanya harus secara konvensional, harus antre, harus ribet agar bisa dilayani di sini," tegas Hasto. (inu/laz)
Editor : Herpri KartunSumber : Radar Jogja