Viral Petugas Jogomaton Siram Arang Penjual Sate di Pedestrian Malioboro, Ini Alasannya!

Farah Rizki Ramadhan • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 17:01 WIB
Petugas Jogomaton siram air arang penjual sate yang nekat jualan di pedestrian. (Kolase Instagram @wisatamalioboro dan @humasjogja)
Petugas Jogomaton siram air arang penjual sate yang nekat jualan di pedestrian. (Kolase Instagram @wisatamalioboro dan @humasjogja)

 

RADAR JOGJA - Petugas Jogomaton mengambil tindakan tegas terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) yang masih nekat berjualan di kawasan jalur pedestrian Malioboro. 

Dalam aksi penertiban yang terekam dan diunggah oleh akun Instagram @wisatamalioboro pada Rabu (9/9/2026), petugas terlihat menyiramkan air ke arang pembakaran milik pedagang sate yang beroperasi secara liar di trotoar.

Langkah penertiban ini dilakukan untuk menjaga kawasan pedestrian Malioboro agar tetap steril dari aktivitas perdagangan tanpa izin.

Baca Juga: Ke Mana Pemerintah Akan Membawa Nasib KDKMP?

Selain memenuhi fasilitas pejalan kaki, asap dari pembakaran sate dan ceceran sampah pedagang dinilai mengganggu kenyamanan wisatawan serta pemilik toko di sepanjang kawasan tersebut.

Padahal, Pemerintah Daerah DI Yogyakarta telah merelokasi para PKL secara bertahap sejak tahun 2022 lalu.

Langkah penataan kawasan wisata Sumbu Filosofi Yogyakarta, yang membentang dari Tugu, Malioboro, hingga Keraton, tersebut telah memindahkan para pedagang ke tiga titik resmi, yakni Teras Malioboro 1, Teras Malioboro Ketandan, dan Teras Malioboro Beskalan.

Baca Juga: Prediksi Skor Bayern Munich vs Bodo/Glimt di Liga Champions, Ada Kejutan dari Superlaget?

Penegakan aturan oleh petugas Jogomaton ini merupakan bagian dari komitmen mewujudkan program Malioboro Mulya, yakni menghadirkan ruang publik yang aman, nyaman, bersih, dan tertib bagi seluruh masyarakat serta wisatawan.

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
Jogomaton Malioboro Penertiban PKL Malioboro Video Viral Malioboro joga bonito Pedestrian Malioboro