Gempa NTT, Pemda DIY Kucurkan Bantuan Hibah Rp 1 Miliar dan Jamin Perkuliahan Mahasiswa NTT

Yunita Tri Hastuti • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 13:40 WIB
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwana X saat menyalurkan bantuan gempa di NTT. (Humas Jogja)
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwana X saat menyalurkan bantuan gempa di NTT. (Humas Jogja)

 

 

RADAR JOGJA – Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyalurkan bantuan hibah senilai Rp 1 miliar untuk penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Selain memberikan dukungan finansial langsung ke wilayah bencana, Pemda DIY juga menjamin keberlanjutan pendidikan bagi para mahasiswa asal NTT yang sedang menempuh studi di Yogyakarta.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, telah menerbitkan Surat Edaran (SE) yang menginstruksikan seluruh perguruan tinggi di DIY untuk segera melakukan pendataan terhadap mahasiswa NTT yang terdampak, khususnya bagi keluarga yang mengalami kerusakan tempat tinggal atau kendala ekonomi.

Baca Juga: Liverpool Diingatkan Tak Gegabah Tebus Endrick untuk Gantikan Mohamed Salah

Sultan menegaskan bahwa aksi tanggap bencana dan perlindungan terhadap mahasiswa dari daerah terdampak merupakan tradisi panjang DIY yang telah terpelihara sejak era Sri Sultan Hamengku Buwono IX.

"Jogja punya tradisi, setiap ada bencana di mana pun wilayah Indonesia, kami berupaya membantu," ujar Sri Sultan, Rabu (19/8/2026).

Sultan menambahkan, tradisi ini berakar dari sejarah penanganan mahasiswa asal Sumatra Barat di Yogyakarta yang terancam putus sekolah akibat pergolakan PRRI/Permesta di masa lalu.

Kala itu, Pemda DIY mengalokasikan bantuan biaya hidup (living cost) agar proses belajar mereka tidak terputus.

Baca Juga: Diremehkan Jelang Hadapi Liverpool, Matthias Jaissle: Saya Tidak Peduli

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti, merinci bahwa selain dana hibah Rp 1 miliar yang ditransfer langsung ke Pemprov NTT, dikirimkan pula bantuan medis senilai Rp 38 juta melalui Dinas Kesehatan DIY serta donasi sektor jasa keuangan sebesar Rp 90 juta via Baznas DIY.

Khusus untuk mahasiswa NTT di Yogyakarta, Pemda DIY menyalurkan bantuan logistik ke asrama berupa 405 kilogram beras per bulan, telur, dan mi instan yang diproyeksikan berlangsung hingga Desember 2026.

Respons positif datang dari kalangan mahasiswa. Cornelisiano Ligilobga, mahasiswa asal NTT di Yogyakarta, mengonfirmasi bahwa kediaman keluarganya mengalami kerusakan cukup berat akibat gempa. Kendati demikian, ia memastikan seluruh anggotanya dalam kondisi selamat.

Ia berharap distribusi bantuan logistik dan penanganan pascabencana dapat menjangkau daerah-daerah terpencil yang terdampak parah, seperti Nagekeo, Ngada, Manggarai, hingga Pulau Palue.

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
gempa NTT bantuan hibah gempa bumi Bencana Alam pemda diy