Cegah Penularan Penyakit Ternak dari Daerah Lain, Pemkot Jogja Vaksinsinasi 350 Kambing dan Domba

Iwan Nurwanto • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 21:45 WIB
Pekerja memberi makan kambing yang dijual sebagai hewan kurban, di wilayah Kemantren Umbulharjo, Kota Jogja, Jumat (23/5/2025).
Pekerja memberi makan kambing yang dijual sebagai hewan kurban, di wilayah Kemantren Umbulharjo, Kota Jogja, Jumat (23/5/2025).

JOGJA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja masih mewaspadai penyebaran penyakit menular hewan ternak. Khususnya Penyakit Mulut Dan Kuku (PMK). Upaya vaksinasi telah dilakukan dengan sasaran 350 ekor kambing maupun domba. 

Kepala Bidang Perikanan dan Kehewanan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja Sri Panggarti mengatakan, sampai saat ini belum ada temuan kasus PMK di wilayahnya. Sehingga upaya vaksinasi dilakukan untuk mencegah penularan dari luar daerah.

“Kasus PMK di wilayah lain masih ada, sehingga vaksinasi terus kami lakukan,” ujar Panggarti saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Selasa (28/7).

Baca Juga: PWI-AJI-PFI Solo Kompak Gelar Aksi Damai di Monumen Pers, Tolak Stigmatisasi 'Londo Ireng' pada Jurnalis

Menurutnya, kegiatan tersebut dilakukan bersamaan dengan pelayanan kesehatan hewan terpadu (yanduwan). Selain mendapatkan vaksinasi hewan ternak juga di cek kondisi kesehatannya, serta diberikan vitamin dan obat cacing.

Sasaran yanduwan mencapai 350 ekor kambing dan domba yang tersebar di berbagai kelompok peternak. Dalam kegiatan tersebut tidak ditemukan ternak yang mengalami penyakit. 

Peternak juga diberikan edukasi tentang cara-cara pencegahan penyakit ternak yang menular. Misalnya seperti PMK, Lumpy Skin Disease (LSD), Septicaemia Epizootica (SE), dan antraks.

Baca Juga: Laskar Mataram Punya Striker Anyar Asal Spanyol, Ini Catatan Menterengnya

“Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kekebalan ternak sekaligus mencegah penyebaran penyakit,” jelas Panggarti.

Petugas Medik Veteriner DPP Kota Jogja Imam Abror menjelaskan bahwa yanduwan dilaksanakan secara rutin setiap tiga bulan sekali. Ia berharap dengan kegiatan tersebut dapat mencegah ternak di Kota Jogja terserang penyakit. 

Imam meminta agar peternak terus menjaga kesehatan hewan dengan memastikan kebersihan kandang dan memberi pakan berkualitas. Ia juga mendorong agar peternak melapor kepada petugas apabila terdapat ternak yang menunjukkan gejala sakit. Serta jika ada ternak baru yang didatangkan dari luar daerah.

“Ternak yang masuk ke Kota Jogja harus dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) untuk memastikan kondisi kesehatannya sekaligus mencegah masuknya penyakit menular,” tandasnya. (inu)

Editor : Sevtia Eka Novarita
Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja Kota Jogja penyakit menular Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) vaksinasi