Festival LS3N Jenjang SD/MI Sederajat Kota Yogyakarta Tahun 2026, Ajang Talenta Temukan Potensi Peserta Didik

Kusno S Utomo • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 07:05 WIB
BERPRESTASI: Sejumlah siswa yang meraih juara dalam Festival LS3N jenjang SD/MI sederajat Kota Yogyakarta 2026 berfoto bersama usai mendapatkan penghargaan dan uang pembinaan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta.
BERPRESTASI: Sejumlah siswa yang meraih juara dalam Festival LS3N jenjang SD/MI sederajat Kota Yogyakarta 2026 berfoto bersama usai mendapatkan penghargaan dan uang pembinaan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta.

 

            JOGJA - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY telah menyelenggarakan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (LS3N) Jenjang SD/MI Sederajat Kota Yogyakarta Tahun 2026. Festival tersebut menjadi salah satu ajang talenta sebagai wadah menemukan, mengembangkan, dan mengapresiasi potensi peserta didik di bidang seni dan sastra.

 Melalui Festival LS3N, peserta didik diberikan kesempatan mengekspresikan kreativitas, mengembangkan karakter, dan menampilkan karya terbaik yang berakar pada nilai-nilai budaya bangsa. Penyelenggaraan festival dilaksanakan secara berjenjang. Mulai dari tingkat wilayah, kota, provinsi, hingga nasional. 

Sebagai kota pelajar sekaligus kota budaya, Yogyakarta memiliki komitmen yang kuat dalam memberikan layanan pendidikan berkualitas, termasuk pembinaan peserta didik di bidang nonakademik. Beragam potensi seni peserta didik sekolah dasar perlu memperoleh ruang pembinaan yang terarah agar mampu berkembang secara optimal. Menjadi bagian dari upaya pelestarian seni dan budaya Indonesia.  

Festival LS3N Jenjang SD Tingkat Kota Yogyakarta 2026 menjadi momentum penting menyeleksi peserta didik terbaik yang akan mewakili Kota Yogyakarta di ajang Festival LS3N tingkat DIY. Selain ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran. Mendorong tumbuhnya karakter kreatif, percaya diri, disiplin, sportif, kolaboratif, dan menghargai keberagaman budaya.

Baca Juga: Syafiq Raif Muzaffar, Siswa Kelas VIII SLB Islam Qothrunnada, Bantul; Keterbatasan Tak Memutuskan Semangat Berkarya di Bidang Luki

 Tahun ini, Festival LS3N mempertandingkan tujuh cabang lomba. Gambar ekspresi, menyanyi solo, mendongeng, dan menulis cerita. Lalu tari, pantomim, dan kriya. Seluruh cabang lomba dirancang untuk memberikan kesempatan  peserta didik menunjukkan kemampuan, kreativitas, inovasi, dan penghayatan terhadap seni sesuai bakat serta minat siswa.

Dengan Festival LS3N 2026 diharapkan terpilih peserta didik terbaik yang mampu berprestasi i tingkat provinsi maupun nasional. Sekaligus memperkuat ekosistem pembinaan talenta secara berkelanjutan.

Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta, satuan pendidikan, guru pembina, dan orang tua. Juga berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung terwujudnya generasi muda yang kreatif.  Berkarakter, berbudaya, dan berdaya saing global tanpa meninggalkan jati diri bangsa.

Penyerahan hadiah bagi para juara Festival L3SN dilakukan aula Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta pada Senin (20/7) lalu. Hasil selengkapnya lihat grafis. (kus)

Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
LS3N Festival Lomba Seni dinas pendidikan sastra