Badan Pusat Statistik (BPS) Catat Pengangguran Indonesia Turun Jadi 7,24 Juta Orang

Seli Sulistiani • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 11:50 WIB
Ilustrasi para pencari kerja.
Ilustrasi para pencari kerja.

 RADAR JOGJA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Indonesia pada Februari 2026 mencapai 7,24 juta orang. Angka tersebut turun sekitar 35 ribu orang dibandingkan Februari 2025. Sejalan dengan itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga menurun dari 4,76 persen menjadi 4,68 persen.

Kepala BPS menjelaskan, penurunan angka pengangguran tidak lepas dari bertambahnya jumlah masyarakat yang berhasil memperoleh pekerjaan. Pada Februari 2026, jumlah angkatan kerja tercatat sebanyak 154,91 juta orang, sedangkan penduduk yang bekerja mencapai 147,67 juta orang. Dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah penduduk bekerja meningkat sekitar 1,9 juta orang.

Meski demikian, masih ada jutaan masyarakat yang belum mendapatkan pekerjaan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penyediaan lapangan kerja masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah. 

Di sisi lain, peningkatan jumlah tenaga kerja juga harus diimbangi dengan tersedianya kesempatan kerja yang sesuai agar angka pengangguran dapat terus ditekan.

Baca Juga: Inggit Garnasih, Perempuan di Balik Lahirnya Sang Proklamator: Pengorbanan Sunyi yang Menguatkan Soekarno

BPS juga mencatat sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia. 

Selain itu, sektor perdagangan dan industri pengolahan turut memberikan kontribusi dalam menyerap jutaan tenaga kerja. Pemerintah diharapkan terus mendorong pertumbuhan sektor-sektor tersebut agar mampu membuka lebih banyak lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber
Badan Pusat Statistik tingkat pengangguran terbuka pengangguran