RADAR JOGJA - Menjelang masa libur sekolah, Pemerintah Kota Yogyakarta mulai melakukan berbagai persiapan untuk menyambut peningkatan jumlah wisatawan yang diperkirakan akan memadati sejumlah destinasi wisata.
Kebersihan kawasan wisata, khususnya Malioboro, menjadi salah satu fokus utama agar pengunjung dapat menikmati suasana kota dengan lebih nyaman.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengatakan kebersihan merupakan faktor penting dalam mendukung sektor pariwisata. Menurutnya, kesan pertama wisatawan terhadap sebuah daerah tidak hanya ditentukan oleh daya tarik destinasinya, tetapi juga oleh kondisi lingkungan yang tertata dan terawat.
Sebagai kawasan yang menjadi ikon pariwisata Yogyakarta, Malioboro mendapat perhatian khusus selama periode liburan. Selain menjaga kebersihan kawasan, Pemkot Yogyakarta juga terus mengembangkan ruang publik yang lebih ramah bagi masyarakat dan wisatawan.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui pelaksanaan Car Free Day (CFD) setiap Minggu pagi. Selama CFD berlangsung, kawasan Malioboro bebas dari kendaraan bermotor sehingga masyarakat dapat menikmati suasana jalan dengan lebih leluasa.
“Hari Minggu pagi Malioboro kami car free day-kan karena banyak sekali wisatawan yang pagi hari ingin jalan-jalan di Malioboro. Ada yang lari, ada yang bersepeda. Ini menjadi ruang yang bisa dimanfaatkan masyarakat,” kata Hasto.
Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap program tersebut cukup tinggi. Tidak hanya warga Yogyakarta, wisatawan yang sedang berlibur juga memanfaatkan suasana pagi di Malioboro untuk berolahraga maupun sekadar menikmati kawasan pedestrian yang lebih nyaman.
Melihat tingginya minat masyarakat, Pemkot Yogyakarta bahkan membuka peluang untuk memperluas pelaksanaan CFD pada Sabtu pagi sehingga aktivitas akhir pekan di kawasan Malioboro dapat berlangsung lebih nyaman dan tertata.
Selain Malioboro, perhatian juga diarahkan ke sejumlah destinasi lain yang mulai ramai dikunjungi wisatawan, salah satunya Pasar Ngasem. Kawasan yang dikenal memiliki nilai sejarah dan budaya tersebut kini menjadi salah satu tujuan wisata yang banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun luar daerah.
Hasto mengungkapkan pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke Pasar Ngasem dan meminta dinas terkait bersama para pedagang untuk meningkatkan kebersihan lingkungan pasar. Pembenahan dilakukan mulai dari pembersihan area pasar hingga saluran air yang dinilai perlu mendapat perhatian.
“Karena Pasar Ngasem itu menjadi bagian destinasi. Sudah saya cek, saya bongkar selokan-selokannya yang kotor, yang lemak-lemak masuk situ. Kami di Kota Yogyakarta berbenah untuk kebersihan dalam rangka menyambut liburan sekolah,” ujarnya.
Menurut Hasto, upaya menjaga kebersihan tidak semata-mata untuk menciptakan lingkungan yang nyaman, tetapi juga untuk memperkuat citra Yogyakarta sebagai kota wisata yang bersih dan ramah bagi pengunjung.
Di sisi lain, Kota Yogyakarta juga menawarkan beragam pilihan wisata selama masa liburan sekolah. Selain destinasi populer seperti Taman Pintar, Keraton Yogyakarta, dan sejumlah museum, wisatawan juga dapat menikmati berbagai kegiatan seni dan budaya yang rutin digelar di kota ini.
Salah satu agenda yang menjadi daya tarik wisata adalah penyelenggaraan Artjog yang setiap tahunnya menarik perhatian pengunjung dari berbagai daerah. Kehadiran berbagai destinasi edukasi dan budaya tersebut menjadikan Yogyakarta sebagai tujuan favorit bagi keluarga maupun rombongan pelajar yang memanfaatkan masa liburan.
Baca Juga: Neymar Debut di Piala Dunia 2026, Carlo Ancelotti: Dia Pantas Mendapatkan Kesempatan ini
Untuk mendukung kenyamanan wisatawan, Pemkot Yogyakarta juga memperkuat layanan kebersihan di kawasan Malioboro. Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Kota Yogyakarta, Fitria Dyah Anggraeni, mengatakan pihaknya akan meningkatkan intensitas pembersihan selama musim liburan.
“Kami akan mengoptimalkan petugas kebersihan terutama penyapuan, penyisiran dan pengangkutan sampah untuk melakukan aktivitasnya dengan ritme perputaran yang lebih rapat,” katanya.
Selain itu, sejumlah fasilitas pendukung juga akan ditambahkan. Toilet portable akan ditempatkan di beberapa titik strategis, di antaranya Jalan Perwakilan, Pabringan, dan Teras Beskalan, guna mengantisipasi meningkatnya kebutuhan wisatawan selama liburan sekolah.
Melalui berbagai langkah tersebut, Pemkot Yogyakarta berharap wisatawan dapat menikmati suasana liburan dengan lebih nyaman. Kebersihan kawasan, ketersediaan fasilitas publik, serta penataan destinasi yang terus dilakukan diharapkan mampu memberikan pengalaman positif bagi setiap pengunjung yang datang ke Kota Yogyakarta.
Editor : Bahana.