Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Akhirussanah Ponpes Ulul Albab Cetak Mahasantri Berakhlak dan Disiplin

Winda Atika Ira Puspita • Minggu, 21 Juni 2026 | 21:15 WIB
Istimewa
Istimewa

JOGJA – Pembentukan akhlak dan karakter Islami menjadi fokus utama Pondok Pesantren Ulul Albab Balirejo Yogyakarta. Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam kegiatan Akhirussanah yang digelar sebagai penutup proses pendidikan dan pembinaan mahasantri.

Sejak berdiri pada 13 Maret 2013, ponpes ini konsisten menjadi wadah pendidikan bagi para mahasantri yang mayoritas merupakan mahasiswa dari berbagai universitas, termasuk Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga dan beberapa kampus lainnya.

Pengasuh Ponpes Ulul Albab Balirejo Yogyakarta K.H Ahmad Yubaidi menekankan, fokus utama pendidikan di pesantren tersebut bukanlah sekadar penguasaan akademik, melainkan pembentukan karakter akhlak yang berlandaskan Islam.

Baca Juga: Cek Kesehatan Gratis di Gunungkidul Masih Rendah, Warga Takut Ketahuan Penyakit

"Utamanya pondok adalah membekali akhlak. Ketika orang ke Pondok Ulul Albab, maka kami beri pelajaran membentuk karakter akhlaknya Islam," ujar K.H Ahmad Yubaidi.

Untuk mendukung hal tersebut, ponpes ini menyelenggarakan berbagai program unggulan. Di antaranya program Tahfidz, kelas yang dirancang untuk membantu mahasantri menambah hafalan Alquran.

Baik bagi pemula maupun yang sudah memiliki hafalan dasar. Sebelum memulai hafalan, mahasantri yang masih kosong wajib mengikuti kelas tahsin untuk memperbaiki bacaan Alquran.

 Baca Juga: Angkat Kisah Kelinci Bijak, Wayang Relief Borobudur Sarat Nilai Moral dan Spiritual

Kemudian program Kitab Kuning, yang berisi kelas yang mengajarkan mahasantri alat-alat dasar untuk memahami kitab kuning, seperti Jurumiyah, yang disusun berjenjang mulai dari tingkat Ula, Wustho, hingga kuliah.

Dia menambahkan, seiring berjalannya waktu, minat mahasiswa untuk menimba ilmu di pesantren ini terus meningkat. Jika pada 2013 pondok hanya dihuni oleh sembilan santri, kini jumlahnya telah berkembang pesat hingga mencapai ratusan mahasantri yang berasal dari berbagai penjuru Indonesia.

Mulai dari Jawa, Lampung, hingga wilayah luar pulau seperti Kalimantan dan Sulawesi.

"Meskipun saat ini santri didominasi oleh mahasiswa dari dalam negeri, pihak pondok juga membuka diri terhadap santri dari luar negeri, seperti dari Australia dan Thailand. Mmeski hanya untuk durasi pendidikan singkat," ungkapnya.

Baca Juga: Tinggalkan Persija, Riko Simanjuntak Beri Sinyal Kuat Bertahan di PSS Sleman

Pengasuh pondok berharap, melalui pendidikan pesantren yang beriringan dengan pendidikan formal di kampus, para mahasantri dapat lulus dengan bekal yang lengkap.

"Lulus sarjana umum masih kurang kalau tidak dibekali agama yang cukup, supaya pas dunianya dapat, akhiratnya dapat," tuturnya. (*/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Mahasantri #BerAKHLAK #Ponpes Ulul Albab #disiplin #akhirussanah