JOGJA - Pembangunan gedung baru DPRD DIY yang berlokasi di Jalan Kenari, Muja Muju, Umbulharjo, terus menunjukkan perkembangan yang positif. Hingga awal Juni 2026 ini, progres pekerjaan tercatat melampaui target yang telah ditetapkan dalam perencanaan proyek.
Sekretaris DPRD DIY Yudi Ismono mengatakan, berdasarkan evaluasi pekerjaan hingga pekan ke-64 per 7 Juni 2026, realisasi pembangunan telah mencapai 78,504 persen. Secara kalkulasi angka tersebut lebih tinggi dibandingkan progres rencana yang berada di angka 76,660 persen.
"Progres realisasi 78,504 persen, dan progres rencana 76,660 persen, jadi deviasi positifnya sekitar 1,848 persen," katanya, Selasa (9/6/2026).
Dengan capaian tersebut, pekerjaan yang tersisa diperkirakan sekitar 20 persen. Saat ini, proyek gedung tersebut memasuki tahap penyelesaian interior bangunan dan pengadaan mebelair atau furnitur yang akan melengkapi fasilitas gedung.
Yudi menerangkan, konsep pembangunan gedung baru DPRD DIY tidak hanya berfokus pada fungsi bangunan, tetapi juga memperhatikan keterbukaan ruang bagi masyarakat.
Karena itu, penataan kawasan di luar gedung seperti pedestrian hingga taman turut menjadi bagian yang masuk dalam perencanaan struktur dari pengerjaan ini.
"Mungkin masyarakat belum ada yang masuk ke dalam, tapi lingkungannya sudah tertata asri dan punya karakter terbuka untuk masyarakat," tuturnya.
Untuk diketahui, pembangunan gedung baru DPRD DIY sendiri merupakan proyek senilai Rp 293,8 miliar yang dibiayai melalui APBD DIY. Bangunan setinggi 32 meter tersebut rencananya terdiri atas enam lantai dan berdiri di atas lahan seluas 51.174 meter persegi, dengan total luas bangunan mencapai 26.336 meter persegi.
Disebutkan bahwa, konsep interior di gedung ini menggabungkan unsur tradisional khas Jogja dengan sentuhan modern melalui penggunaan material seperti marmer dan kayu. Sejumlah elemen interior juga dikerjakan handmade untuk memperkuat karakter bangunan.
Hingga saat ini, pelaksanaan pembangunan masih berada dalam jalur yang direncanakan, bahkan menunjukkan capaian yang lebih cepat dibanding target.
"Pengerjaan proyeknya dimulai April 2025, dan ditargetkan selesai pada Desember 2026," ulasnya.(iza)
Editor : Winda Atika Ira Puspita