Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sungai Code di Kota Jogja Diproyeksikan untuk Trek Susur Sungai dan Arung Jeram,  Cocok untuk Para Pemula

Adib Lazwar Irkhami • Jumat, 22 Mei 2026 | 18:36 WIB
UJI COBA: Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo (tengah) mengikuti kegiatan susur Sungai Code, Kota Jogja, Jumat (22/5). (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)
UJI COBA: Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo (tengah) mengikuti kegiatan susur Sungai Code, Kota Jogja, Jumat (22/5). (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)

 

JOGJA - Upaya mengajak masyarakat menjaga kelestarian lingkungan sungai, coba digencarkan oleh Pemkot Jogja dengan cara berbeda. Yakni melalui pengembangan Sungai Code menjadi jalur olahraga ekstrem arung jeram dan susur sungai.

Uji coba pengembangan itu dilakukan langsung oleh Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dan komunitas arung jeram, Jumat (22/5).

Jalurnya meliputi aliran Kali Code di belakang Hotel Tentrem, lalu ke selatan arah Jembatan Sardjito, berlanjut ke Jembatan Gondolayu, dan berakhir di Jembatan Kleringan tidak jauh dari Malioboro.

Baca Juga: Hasto Jamin Genting Daur Ulang Lolos Uji Kualitas, Bergaransi 10 Tahun: Pemkot Jogja Lanjutkan Program Bedah Rumah Lebih Ramah Lingkungan

Hasto mengatakan, pengembangan destinasi wisata arung jeram dan susur sungai di  Sungai Code itu akan digarap serius. Dalam waktu dekat alat berat bakal diturunkan guna menyingkirkan sedimen dan batuan yang membuat pendangkalan sungai. Selain itu, bangunan liar juga ditertibkan untuk menghilangkan kesan kumuh.

Dalam pengembangan destinasi wisata olahraga air itu, pemkot juga akan menyelaraskan dengan program edukasi kelestarian lingkungan sungai. Sehingga, sosialisasi untuk tidak membuang sampah ke sungai akan digencarkan.

"Insya Allah ke depan kita punya susur sungai dan arung jeram di Kota Jogja di Sungai  Code," ujar Hasto di sela kegiatan.

Koordinator Lingkungan Federasi Arungjeram Indonesia (FAJI) DIY Abdul Munir Roy  Alfatoni sangat mendukung pengembangan wisata arung jeram dan susur sungai di Sungai Code. Namun demikian, ada beberapa masukan agar wahana wisata itu bisa benar-benar optimal.

Baca Juga: Imbas Efisiensi, Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) Alihkan Konsep Kolaborasi untuk Normalisasi Sungai Code dan Gajahwong 

Misalnya kendala jalur yang tertutup batu dan sedimen. Meskipun demikian, menurutnya, aliran Sungai Code merupakan jalur arungjeram dan  susur sungai yang cocok bagi pemula. Sebab, jalurnya tidak terlalu membahayakan namun tetap menantang.

"Untuk teman-teman pemula itu sangat-sangat menarik, sangat cocok. Jadi kalau ada yang mau ikut arung jeram, bisa dari Kali Code,” terangnya.

Sementara itu, Dandim 0734/Kota Jogja Letkol Inf Arif Setiyono  yang ikut menyusuri sungai menyampaikan potensi wisata arung jeram di Sungai Code cukup menjanjikan. Karena memiliki arus yang tenang tapi cukup memacu adrenalin.

"Program Pak Wali ini harus kita dukung bersama, agar susur sungai kemudian nanti jadi destinasi wisata yang mungkin akan banyak diminati orang," tandas perwira menengah ini. (inu/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
#kelestarian lingkungan sungai #hasto wardoyo #susur sungai #sungai code #Jembatan Kleringan