Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Waspada Modus Sapi Poel Paksa, Pembeli Hewan Kurban di Kota Jogja Diimbau Cek Fisik Hewan Kurban Secara Detil 

Iwan Nurwanto • Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20 WIB
Sapi yang dijual untuk hewan kurban di UD Segar Farm, Pakuncen, Kota Jogja, Minggu (10/5/2026). (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)
Ilustrasi Sapi yang dijual untuk hewan kurban di Pakuncen, Kota Jogja, Minggu (10/5/2026). (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)

JOGJA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja melalui Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Jogja meminta masyarakat waspada terhadap modus-modus oknum peternak nakal. Salah satunya dengan memaksakan sapi usia muda untuk poel atau cukup umur.

Kepala Bidang Perikanan dan Kehewanan DPP Kota Jogja Sri Panggarti mengatakan, beberapa tahun lalu pihaknya sempat menemukan modus poel paksaan. Praktiknya dengan mencabut paksa gigi sapi muda agar terlihat poel.

Sebagaimana diketahui, sapi yang sudah cukup umur sebagai hewan kurban biasanya akan menanggalkan gigi susunya. Namun tidak jarang ada peternak nakal yang mencabut paksa gigi susu sapi muda agar lebih cepat dijual.

Oleh karena itu, Panggarti meminta agar masyarakat lebih jeli untuk memilih sapi kurban. Sapi yang poel alami biasanya gusi akan terlihat lebih rapi. Sementara yang dicabut paksa menunjukkan ada tanda-tanda luka atau gusi yang tidak sempurna.

Baca Juga: Jumlah Penderita Gangguan Jiwa di Kota Jogja Terus Bertambah 

“Pasti akan kelihatan mana gigi yang dipatahkan dan mana gigi yang memang sudah tanggal atau poel sebenarnya,” ujar Panggarti di Balai Kota Jogja, Kamis (14/5/2026).

Selain memastikan kondisi gigi, Mantan Kasi Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner DPP Kota Jogja itu juga menekankan pentingnya mengecek kondisi kesehatan hewan. Hal tersebut dapat dilihat dari kondisi fisik hewan kurban.

Sapi yang sehat biasanya akan memiliki ciri-ciri seperti mata yang cerah, bulu halus, dan cuping hidung yang lembab. Sementara hewan yang kurang sehat menunjukkan ciri-ciri sebaliknya.

“Untuk mengetahui sapi ini sehat, pembeli lebih baik minta surat keterangan kesehatan hewan. Itu pasti sudah diperiksa oleh dokter hewan,” beber Panggarti.

Baca Juga: Harga Telur Ayam Merosot Gegara Stok Melimpah

Peternak dari UD Segar Farm Pakuncen Sudi Haryoso mengungkapkan, rentang harga sapi yang sudah poel biasanya berada pada kisaran Rp 23 hingga 25 juta. Namun itu untuk sapi jenis Madura dan Bali.

Menurutnya, dua jenis sapi tersebut diprediksi menjadi primadona pada Idul Adha tahun ini. Karena ukurannya kecil dan harganya murah. Namun usia sapi dipastikan sudah mencukupi syarat kurban.

“Kalau sapi lokal sulit ditemukan dalam kondisi sudah poel pada rentang harga tersebut,” beber Sudi. (inu)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Sapi usia muda #Dipaksa poel #sapi kurban #idul adha #hewan kurban