Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Perangkat Lunak Pencegah Keracunan MBG Diujicobakan, Gunungkidul Jadi Sasaran Pertama

Iwan Nurwanto • Rabu, 13 Mei 2026 | 20:16 WIB
Siswa mengambil paket makanan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah didistribusikan di salah satu SMP di wilayah Kota Jogja (15/4). (GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA)
Siswa mengambil paket makanan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah didistribusikan di salah satu SMP di wilayah Kota Jogja (15/4). (GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA)

JOGJA - Sebuah perangkat lunak bernama Simetris yang diklaim mampu mencegah kasus keracunan program makanan bergizi gratis (MBG) mulai diujicobakan. Kabupaten Gunungkidul diketahui menjadi sasaran pertama atau pilot project.

Pendiri Yayasan Biijana Paksi Sitengsu yang merupakan pengembang aplikasi Simetris Kartika Mega Wardhani mengatakan, Gunungkidul dipilih sebagai lokasi untuk ujicoba agar program pengawasan bisa sinkron. Bumi Handayani disebut memiliki ekosistem yang kompleks. Mulai pengelolaan stok bahan baku dari petani lokal hingga distribusi ke sekolah-sekolah.

Kartika menyampaikan bahwa, uji coba tersebut masih dalam skala internal untuk memastikan sistem yang dibuat berjalan lancar. Meskipun demikian, dia yakin aplikasi tersebut bisa menjadi solusi kasus kasus keracunan makanan pada program MBG di berbagai daerah.

Baca Juga: Pemkot Jogja Dorong Lansia Berdaya di Usia Senja, Tekan Beban Generasi Sandwich: Targetkan 45 Kelurahan Punya Sekolah Lansia

“Kami berharap kesuksesan uji petik IT Simetris di dapur MBG Gunungkidul bisa menjadi salah satu prototipe unggulan yang dapat direplikasi di wilayah lain di Indonesia,” ujar Kartika dalam keterangannya, Rabu (13/5/2026).

Sementara itu, Tim Ahli  IT Yayasan Biijana Paksi Sitengsu Fajar Saptono mengungkapkan dalam uji petik dilakukan pengujian berbagai sistem. Mulai dari pembuatan resep dan meal plan oleh ahli gizi, kemudian dibuatkan pre order-nya ke supplier, lalu  pengawasan produk Sampai ke gudang dan dilakukan persiapan. 

Fajar menyebut, semua tahapan tersebut diawasi secara digital melalui aplikasi Simetris. Bahkan dari tahapan persiapan seperti memasak semuanya terlacak oleh sistem menggunakan digital timer.

Baca Juga: Laka Laut Menimpa Tiga Nelayan di Pantai Baru, Satu di Antaranya Masih dalam Pencarian

Begitu juga saat tahapan pengemasan yang bisa dipantau, sehingga  makanan yang sudah dikemas dapat dilacak oleh sistem setiap porsinya. Selain itu kurir juga bisa membuatkan laporan perjalanan melalui handphone melalui aplikasi Simetris.

"Hal mendasar lainnya yakni transparansi anggaran, berupa pencatatan biaya produksi yang akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan," ungkap Fajar. (inu)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#simetris #perangkat lunak #kasus keracunan #pilot project #program mbg