JOGJA - Tiga nama calon sekretaris daerah (sekda) Kota Jogja sudah muncul ke permukaan. Namanya pun sesuai dengan prediksi Radar Jogja dalam pemberitaan Rabu (6/5) lalu.
Ketiga nama itu adalah Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kota Jogja Ignatius Trihastono atau akrab disapa Kelik, Kepala Satpol PP Kota Jogja Octo Noor Arafat, dan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Jogja Budi Santosa Asrori.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Jogja Sarwanto mengatakan, keputusan tiga nama calon sekda itu tertuang dalam Pengumuman Nomor: 04/PANSEL/V/YK/2026. Pemberitahuan tersebut menyampaikan soal hasil akhir seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama sekretaris daerah Pemkot Jogja tahun 2026.
Sarwanto menyatakan, munculnya tiga nama calon sekda itu berdasar serangkaian tes yang sebelumnya sudah dilakukan oleh para kandidat calon. Meliputi seleksi administrasi, seleksi kompetensi manajerial dan sosio kultural, uji gagasan tertulis, dan uji gagasan lisan.
Langkah selanjutnya kini berada di tangan wali kota sebagai pejabat pembina kepegawaian (PPK). “Dari wali kota nanti akan berkonsultasi ke gubernur untuk memilih satu orang dari tiga besar itu,” ujar Sarwanto saat dikonfirmasi lewat sambungan telepon, Senin (11/5).
Baca Juga: Total 240 Laskar Sudah Terdaftar, Musta VI Brajamusti Siap Tentukan Pemimpin Baru
Mantan Camat Wirobrajan itu menyatakan, keputusan akhir sekda definitif kini sepenuhnya bergantung pada hasil konsultasi antara walikota dengan gubernur. Para calon nantinya juga hanya tinggal menunggu keputusan tanpa menghadapi serangkaian tes kembali.
Mengenai jadwal pelantikan, Sarwanto menyebut pemkot maupun panitia seleksi (pansel) tidak menetapkan target pasti. Namun estimasinya kemungkinan dilakukan pada akhir bulan Mei atau Juni.
“Tergantung nanti (keputusan) bapak wali kota,” bebernya.
Sebelumnya, Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo menegaskan sekda merupakan jabatan penting pemerintahan daerah. Sehingga dia berharap sosok sekda dapat memberi warna baru di birokrasi Pemkot Jogja.
Di samping itu, sekda juga harus mampu menyelesaikan berbagai masalah di Kota Jogja. Baik itu permasalahan di sumbu filosofi, Malioboro, kemacetan, hingga pariwisata.
“Kalau kami punya sekda, harus yang sudah bisa jalan tanpa harus didikte, tanpa harus diarah-arahkan itu paling menyenangkan,” tegas mantan bupati Kulon Progo itu. (inu/laz)
Editor : Sevtia Eka Novarita