Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hadapi Ancaman Krisis Pangan, PKS Kota Jogja Ajak Kader Siapkan Kantong Tani Mandiri

Iwan Nurwanto • Minggu, 26 April 2026 | 11:28 WIB
FOTO// IWAN NURWANTO - MILAD : Suasana para kader DPD PKS Kota Jogja saat mengikuti Halal bi Halal Milad ke-24 PKS di Taman Legawong, Pandeyan, Umbulharjo, Minggu (26/4/2026).
FOTO// IWAN NURWANTO - MILAD : Suasana para kader DPD PKS Kota Jogja saat mengikuti Halal bi Halal Milad ke-24 PKS di Taman Legawong, Pandeyan, Umbulharjo, Minggu (26/4/2026).

JOGJA - Potensi krisis pangan yang kemungkinan bisa terjadi ditengah gejolak global menjadi perhatian bagi Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Jogja. Partai berlambang padi dan bulan sabit itu mengajak para kadernya untuk membuat kantong tani mandiri.

Ketua DPD PKS Kota Jogja Triyono Hari Kuncoro mengatakan, krisis pangan memang belum terlalu terasa untuk saat ini.

 Meskipun demikian potensi kelangkaan bahan pangan bisa saja terjadi. Apalagi gejolak internasional cukup berpengaruh terhadap ketersediaan energi.

“Kami mencari cara untuk kemudian bisa menyetok, sehingga ketika terjadi (krisis) kami masih bisa memberikan bantuan kepada anggota untuk tetap bertahan,” ujar Kuncoro di sela Halal bi Halal Milad ke-24 PKS yang diselenggarakan di Taman Legawong Umbulharjo, Minggu (26/4/2026).

Baca Juga: Untung Basuki Rahmad-Ngadiman Kembali Pimpin DPC PPP Sleman, Terpilih secara Aklamasi, Optimistis Meraih Satu Fraksi DPRD

Dia menyampaikan, bahwa upaya untuk mewujudkan ketahanan pangan di lingkungan kader PKS dilakukan dengan pembagian bibit tanaman pangan.

Bibit tersebut diharapkan bisa ditanam pada rumah masing-masing kader supaya nantinya bisa dipanen untuk menambah stok bahan pangan.

Sosok yang juga Wakil Ketua II DPRD Kota Jogja itu pun mengaku, sudah mengimbau agar para kader PKS Kota Jogja bisa membuat semacam kantong tani mandiri.

Bentuknya diwujudkan dengan model pertanian perkotaan dengan mengandalkan ruang-ruang sempit dan menggunakan jenis tanaman yang mudah ditanam serta dipanen.

“Karena mengandalkan stok dari luar kota, ya tetap suatu saat akan habis kan kalau tidak disiapkan,” katanya.

Lebih lanjut, Kuncoro menyampaikan bahwa Halal bi Halal Milad ke-24 PKS itu merupakan salah satu upaya dari pengurus partai untuk semakin mensolidkan para kader. Sebagai tindak lanjut dari pengurus partai di tingkat pusat.

Melalui kegiatan itu pihaknya ingin meningkatkan ketahanan ekonomi dan kesehatan masyarakat. Sehingga juga sediakan wadah bagi para pelaku UMKM dan senam sehat bagi masyarakat umum.

Baca Juga: Pemkot Jogja Bakal Sweeping Seluruh Daycare, Hasto Wardoyo: Tidak Berizin, Harus Ditutup

“Titik tekannya ketahanan ekonomi, maka kami sediakan stan untuk para UMKM biar bisa berjualan di sini,” bebernya. (inu)

Editor : Bahana.
#pks kota jogja #dpd pks kota jogja #krisis pangan