JOGJA - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangun (PPP) DIY mencanangkan Pemilu 2029 sebagai era kebangkitan partai. Itu ditandai dengan peningkatan jumlah suara di sejumlah daerah pemilihan (dapil).
“Targetnya kami bisa kembali memiliki satu fraksi di DPRD DIY. Untuk membentuk fraksi sendiri, minimal harus punya empat anggota dewan,” ujar Wakil Ketua DPW PPP DIY Sadar Narima saat bersilaturahmi dengan pengurus PWI DIY di kantor PWI DIY Jalan Gambiran Jogja pada Kamis (16/4) sore.
Saat ini di DPRD DIY, PPP memiliki satu orang wakil yakni Muhammad Yazid yang berasal dari Dapil Sleman selatan. Yazid sekarang juga menjabat ketua DPW PPP DIY. Dalam kunjungan ke PWI DIY, Yazid juga hadir didampingi Sekretaris DPW PPP DIY Eko Sutrisno Aji serta beberapa fungsionaris partai.
Baca Juga: Ada Tambahan 1.000, PSS Sleman Dapat Kuota 8.000 saat Jamu Persiku Kudus di MagIS
Tak hanya target punya fraksi di DPRD DIY, Sadar juga ingin partai berlambang Kakbah itu punya fraksi di DPRD kabupaten/kota se-DIY. Saat ini dari lima kabupaten dan kota baru DPRD Kota Jogja yang punya fraksi sendiri.
Sedangkan di DPRD Sleman, Bantul, dan Kulon Progo bergabung bersama partai lain membentuk fraksi gabungan. Ini karena jumlahnya kurang dari empat kursi. “Kami yang belum punya wakil di DPRD Gunungkidul,” terang Sadar yang sebelumnya pernah menjabat ketua DPD PAN Sleman. Kini di DPW PPP DIYJ, Sadar duduk sebagai wakil ketua bidang organisasi, kaderisasi dan keanggotaan (OKK).
Tentang keputusannya hijrah ke PPP, Sadar menyatakan dirinya kembali ke rumah besar. Baginya, PPP bukanlah hal yang asing. “Dulu pada 1997, Pak Sadar pernah menjadi ketua Mega Bintang di Moyudan, Sleman,” terang Yazid. Mega Bintang merupakan aliansi politik pendukung Megawati Soekarnoputri dan PPP menentang rezim Orde Baru.
Dalam kesempatan itu, Yazid mengatakan partainya terus memperkuat konsolidasi internal. Setelah musyawarah wilayah (muswil) tingkat provinsi, bakal dilanjutkan dengan musyawarah cabang (muscab) di kabupaten dan kota se-DIY. Rencananya Muscab DPC PPP se-DIY akan diadakan pada Sabtu (25/4) dan Minggu (26/4).
Soal kunjungan ke PWI DIY, Yazid menyebut dalam rangka mempererat tali silaturahmi yang selama ini telah terjalin baik antara PPP dan insan media. Dia mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang selama ini berjalan. Hampir setiap kegiatan partainya tidak pernah luput dari liputan wartawan.
“Kolaborasi ini sudah lama terbangun. Kami ingin ke depan kerja sama ini lebih baik lagi,” tandas anggota Komisi D DPRD DIY ini. Yazid menyadari pentingnya sinergi antara partainya dengan media. Dia menekankan, anggota dewan dari PPP merupakan etalase bagi pengurus partai. Dengan demikian, peran media sangat krusial dalam menyampaikan kinerja mereka ke publik.
Ketua PWI DIY Hudono menyambut baik kunjungan pengurus DPW PPP DIY tersebut. Dia mendoakan kelancaran agenda Muscab PPP se-DIY. Hudono berharap muscab mampu melahirkan kepengurusan berikut kader-kader potensial yang dapat berkontribusi bagi kemajuan daerah. "Kami yakin pemberitaan mengenai muscab ini akan tersiar hingga ke tingkat nasional, selaras dengan agenda-agenda PPP DIY ke depan," papar Hudono.
Baca Juga: Demung di FIB UGM Dimaling, Pelaku Diduga Sama dengan Pencuri di ISI Surakarta dan ISI Yogyakarta
Di sisi lain, Sekretaris DPW PPP DIY Eko Sutrisno Aji menjelaskan, selain konsolidasi internal, partainya giat mempererat silaturahmi dengan berbagai elemen kemasyarakatan. Sebelum ke PWI DIY, telah bertemu dengan jajaran pengurus PWNU DIY. Silaturahmi diterima langsung Ketua Tanfidziyah PWNU DIY KH Ahmad Zuhdi Muhdlor.
Dalam pesan disampaikan pengurus PWNU DIY. “Di antaranya soal pentingnya memikirkan regenerasi,” ujar Eko. Pesan lain yang mengemuka soal peran PPP saat memperjuangkan UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.
Setelah dari PWNU, silaturahmi juga diadakan ke pengurus Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY. Pengurus DPW PPP DIY mengadakan silaturahmi pada Jumat (17/4) petang. Pertemuan berlangsung hangat di kantor PWM DIY di kawasan Gedongkuning, Jogja. Selesai dari PWM, kunjungan dilanjutkan dengan menyambangi kediaman tokoh senior PPP DIY HM. Alfian Darmawan di daerah Pandeyan, Umbulharjo, Jogja.
Alfian merupakan mantan anggota DPR RI periode 1997-1999. Dia menjabat ketua DPW PPP DIY di era 1993-1998. Saat menjabat ketua DPW PPP, Alfian pernah menjadi calon gubernur DIY saat DPRD DIY hendak memilih gubernur pada 1998. Ketika itu muncul dua calon. Yakni Alfian dan Sultan Hamengku Buwono X yang menjabat ketua DPD Golkar DIY. (kus)
Editor : Sevtia Eka Novarita