Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jemaah Haji Asal Kota Jogja Diwanti-wanti Bahaya Suhu Panas saat di Tanah Suci

Adib Lazwar Irkhami • Kamis, 16 April 2026 | 21:47 WIB
SIAP HAJI: Kasubag TU Kemenag Kota Jogja Ahmad Mustafid saat ditemui di Balai Kota Jogja, Kamis (16/4/2026). (Foto: Iwan Nurwanto/Radar Jogja)
SIAP HAJI: Kasubag TU Kemenag Kota Jogja Ahmad Mustafid saat ditemui di Balai Kota Jogja, Kamis (16/4/2026). (Foto: Iwan Nurwanto/Radar Jogja)

JOGJA - Sebanyak 494 calon jemaah haji asal Kota Jogja dijadwalkan segera berangkat ke tanah suci.

Mereka diminta waspada terhadap potensi serangan suhu panas selama menjalani rukun Islam kelima itu.

Kasubag Tata Usaha Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jogja Ahmad Mustafid mengatakan, musim haji yang jatuh pada bulan Mei ini bertepatan dengan musim panas di Timur Tengah.

Suhu bisa berkisar 30 hingga 35 derajat Celcius pada siang hari.

Baca Juga: Pemkot Jogja Targetkan Penataan 199.337 Meter Kabel Semrawut di Tahun Ini, Sasarannya 193 Ruas Jalan

Menurutnya, potensi suhu panas memang menjadi salah satu perhatian bagi petugas haji.

Sehingga nantinya petugas akan memantau kesehatan masing-masing jemaah selama rangkaian pelaksanaan haji. Terlebih dalam kegiatan di luar ruangan.

"Tim kesehatan akan terus memantau. Karena di bulan Mei ini masih masuk musim panas.

Berbeda jika musim haji di bulan November-Desember malah cenderung dingin,” ujar Mustafid di Balai Kota Jogja, Kamis (16/4/2026).

Birokrat yang menjadi Petugas Pembimbing Ibadah Haji  Kloter 6 YIA ini membeberkan, 494 jamaah asal Kota Jogja akan berangkat dalam empat kloter.

Yakni kloter 1, kloter 6, kloter 7, dan kloter 26.

Baca Juga: Dosen ISI Jogja Nanang Garuda Kritik Perang lewat Seni, Replikasi Senjata pun Jadi Instrumen Musik

Mustafid menjelaskan kloter 6 seluruhnya warga Kota Jogja dengan jumlah 354 jemaah dan berangkat 28 April 2026. 

Kemudian dua jemaah asal Kota Jogja lain berangkat bersama jamaah asal Kulon Progo di kloter 1 pada 21 April 2026.

Lalu ada tiga jamaah asal Kota Jogja yang berangkat 29 April dengan jemaah asal Bantul di kloter 7.

Serta tiga jemaah sisanya bergabung dengan jemaah asal Bantul di kloter 7 yang berangkat 20 Mei 2026.

Menurut Mustafid, pada haji tahun ini jemaah lansia yang berusia di atas 65 tahun juga cukup banyak.

Baca Juga: Rencana Kebijakan Baru Perpanjang STNK Tak Perlu KTP Awal Disambut Baik Pemprov DIY, Berpotensi Tingkatkan PAD

Persentasenya hampir 45-50 persen dari total keseluruhan peserta. 

"Kami menerapkan sistem di mana setiap regu (10 orang) memiliki satu ketua regu yang mendampingi jamaah lansia, risiko tinggi, maupun disabilitas,” terangnya.

Sementara itu, Sarminiah yang merupakan jemaah haji tertua asal Kota Jogja mengaku sudah menyiapkan kondisi fisiknya sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Dia rutin berolahraga agar benar-benar dalam kondisi tubuh sehat.

Baca Juga: Pemain PSBS Biak Buka Suara soal Gaji Telat Tiga Bulan, Kondisi Tim Alami Fase Kritis di Tengah Kompetisi

Sarminiah menyatakan, selain kondisi fisik ia juga menyiapkan mental dengan berdoa memohon kelancaran selama menjalani haji.

Sebab, dia akan berangkat sendiri tanpa didampingi anaknya. Lantaran kondisi fisik masih sehat dan mampu mandiri.

"Persiapan sehat aja dan yang penting terus berdoa,” katanya. (inu/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
#haji #jemaah haji #Suhu Panas #Balai Kota Jogja #tanah suci