JOGJA - Penataan kabel semrawut di jalanan Kota Jogja terus dilakukan. Pada tahun ini, Pemkot Jogja mematok target penataan 199.337 meter kabel udara untuk dibenamkan ke dalam tanah dengan sistem ducting.
Wakil Wali Kota Jogja Wawan Harmawan mengatakan, penataan kabel semrawut nantinya menyasar 193 ruas jalan pada tahun ini. Termasuk di kawasan inti sumbu filosofi yang memiliki nilai historis tinggi.
Menurut Wawan, penataan kabel semrawut memang sudah seharusnya dilakukan. Sebab, menjadi salah satu bagian penataan infrastruktur untuk mendukung estetika wajah kota yang bebas dari kabel udara.
“Penataan infrastruktur telekomunikasi ini menjadi kebutuhan mendesak. Selain memperindah kota, juga mendukung penguatan ekosistem digital di Jogjakarta,” ujar Wawan, Kamis (16/4/2026).
Menurutnya, penataan kabel semrawut juga sudah dilakukan tahun lalu dalam program quick wins organisasi perangkat daerah. Total yang sudah ditata mencapai 10.500 meter berada di 15 ruas jalan pintu masuk kota.
Seperti Jalan C. Simanjuntak, Jalan Laksda Adisucipto, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan KH Ahmad Dahlan, serta Jalan Kenari di depan kompleks Balai Kota.
Wawan menyatakan, dalam pelaksanaan di tahun ini model ducting kabel udara dilakukan dengan metode u-ditch dan pipa PVC. Penataan juga memanfaatkan tiang penerangan jalan umum (PJU) sebagai titik penempatan fiber optik agar lebih efisien dan rapi.
“Selain meningkatkan kualitas infrastruktur, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat daya tarik Jogja sebagai kota wisata sekaligus kota berbasis teknologi,” ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) DIJ Joko Prasetyo menilai, penataan ducting fiber optik menjadi solusi yang tepat. Sebab dapat menciptakan infrastruktur telekomunikasi yang lebih rapi, aman, dan berkelanjutan.
Selain itu, kata Joko, lewat penataan itu juga memberi kepastian bagi penyedia layanan internet untuk mengembangkan jaringan di Kota Jogja. Sehingga kualitas pelayanan internet kepada pelanggan tetap terjaga. “Kami sangat mendukung upaya Pemkot Jogja,” katanya. (inu/laz)