JOGJA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja telah membuka seleksi terbuka jabatan sekretaris daerah (sekda). Pendaftaran dibuka dari tanggal 26 Maret hingga 9 April 2026 mendatang.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sarwanto mengatakan, pendaftaran posisi sekda dibuka nasional. Sehingga aparatur sipil negara (ASN) dari seluruh Indonesia bisa ikut dalam kompetisi tersebut.
“Tidak hanya DIY, tidak hanya Jateng, tapi seluruh Indonesia. Jadi kementerian bisa, dari pemda seluruh Indonesia juga bisa, baik provinsi, kabupaten, maupun kota,” ujar Sarwanto saat ditemui Senin (30/3/2026).
Menurutnya antusiasme pelamar sudah terlihat. Lantaran BKPSDM Kota Jogja telah menerima sejumlah konsultasi dari ASN yang berminat mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama tersebut.
Baca Juga: Praka Farizal Dikenal Sebagai Pemuda yang Aktif di Masyarakat Sejak Sebelum Menjadi TNI
Namun, kata Sarwanto, pihak-pihak yang melakukan konsultasi proses seleksi pengisian sekda baru hanya dari kalangan internal. Dalam artian ASN yang bekerja di lingkungan Pemkot Jogja.
“Sudah ada beberapalah yang sudah mulai tanya-tanya, konsultasi, sudah ada yang menyiapkan berkas untuk lampiran segala macam ke kami,” bebernya.
Mantan Camat Wirobrajan itu menyebut, pelamar sekda biasanya akan membludak pada akhir batas waktu pendaftaran. Setelah masa pendaftaran ditutup pada 9 April 2026, tim seleksi akan langsung melakukan verifikasi berkas dan dilanjutkan seleksi administrasi.
Terkait dengan kriteria calon pimpinan tertinggi ASN di tingkat daerah itu, Sarwanto mengaku sudah mendapatkan pesan khusus dari wali kota. Yakni pengisi jabatan sekda harus memiliki kualifikasi intelektual yang melebihi kepala daerah saat ini.
Baca Juga: Magnet Lampion Borobudur saat Waisak, Wisatawan Rela Menginap hingga Tiga Malam di Magelang
“Beliau (wali kota) pernah ngendiko (berkata), sekda-nya harus lebih pintar dari wali kotanya. Tapi kalau secara umum ya sesuai ketentuan,” tegas Sarwanto.
Sementara itu, Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo menyampaikan bahwa sekda merupakan jabatan penting pemerintahan. Sehingga dia berharap sosok sekda dapat memberi warna baru di birokrasi Pemkot Jogja.
Disamping itu, menurutnya sekda juga harus mampu menyelesaikan berbagai masalah di Kota Jogja. Baik itu permasalahan di sumbu filosofi, Malioboro, kemacetan, hingga pariwisata.
“Kalau kami punya sekda, harus yang sudah bisa jalan tanpa harus didikte, tanpa harus diarah-arahkan itu paling menyenangkan,” kata Hasto belum lama ini. (inu)
Editor : Iwa Ikhwanudin