Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jamin Keselamatan Penumpang, Puluhan Sopir Bus Di Terminal Giwangan Yogyakarta Menjalani Tes Urine

Agung Dwi Prakoso • Kamis, 26 Maret 2026 | 15:24 WIB

Sopir dan awak bus berbagai perusahaan otobus menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes urine di Terminal Giwangan, Kota Jogja, Jumat (27/12/2024).
Sopir dan awak bus berbagai perusahaan otobus menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes urine di Terminal Giwangan, Kota Jogja, Jumat (27/12/2024).

JOGJA- Puluhan sopir bus di Terminal Giwangan Jogjakarta menjalani tes urine, Kamis (26/3). Agenda tersebut menjadi bagian untuk menjamin keselamatan penumpang bus di masa Angkutan Lebaran, khususnya saat arus balik. 

"Hari ini juga kami melakukan tes urine untuk para sopir sebagai antisipasi dalam rangka keselamatan, menjadi prioritas kami biar sopir-sopir yang ada ini dalam kondisi yang sehat," ujar Kepala UPT Terminal Giwangan Jogjakarta Sigit Saryanto saat ditemui di kompleks Terminal Giwangan, Kamis (26/3). 

Pihaknya bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja, Kepolisian, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jogja dalam pelaksanaannya. Kemudian, jika ditemukan kasus sopir bus yang positif, pihaknya akan melakukan pencegahan dan tindakan lanjut bersama dengan kepolisian.

"Yang jelas, sopir tidak bisa melanjutkan lagi untuk melakukan kegiatannya, yaitu tidak boleh jalan. Ya, nanti diganti oleh pengemudi yang lain," bebernya.

Agenda tersebut bersamaan dengan padatnya volume penumpang bus di terminal Giwangan. Ada sekitar 50 sopir bus yang menjalani pengecekan tes urine. Data sementara, tidak ditemukan kasus positif selama tes berlangsung. 

Salah seorang dokter dari BNNK Jogja, Laras mengatakan pihaknya bertugas melakukan asesmen apabila ditemukan indikasi positif narkoba atau obat-obatan. Sementara itu, petugas dari Dinkes bertugas untuk melakukan pemeriksaan. Ada tujuh parameter yang diperiksa, yakni Amfetamin, Metafetamin, Benzodiazepin (Denzo/Benzos), Kokain, Morfin, Somato (Somadril/Karisoprodol), dan Ganja. 

"Metodenya hanya tes urine, untuk pengecekan melalui darah dan rambut umumnya dilakukan oleh pusat," ujarnya. 

Apabila ditemukan positif, driver akan dimintai keterangan apakah penggunaannya sesuai dengan resep dokter. Misalnya, mereka diminta menunjukkan resep dokter. Namun, apabila sopir terbukti positif dan menunjukkan resep dokter, dirinya juga tidak dianjurkan untuk mengendarai bus.

"Jadi jika dia positif atau sedang dalam pengobatan seharusnya tidak mengendarai karena mempengaruhi konsentrasi dan bikin ngantuk, untuk keamanan ketika menggunakan bus seharusnya dia tidak mengendarai," bebernya.

Salah seorang sopir Bus Rosalia Indah, Suratman menambahkan selain tes urine, mereka juga mendapatkan tes gula darah, tensi, kolesterol, hingga berat badan. Ia menyambut positif agenda tersebut untuk membantu para sopir mengetahui kondisi kesehatan mereka. 

"Alhamdulillah hasil tes negatif dan semua dalam keadaan normal," ujarnya. 

Ia merupakan sopir bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dengan rute Jogja-Lampung. Perjalanan darat menggunakan bus ditempuh sekitar empat hari. "Tipsnya istirahat yang cukup dan pola makan yang baik," imbuhnya. (oso)

 

Foto: Lek Gun

Editor : Iwa Ikhwanudin
#tes urine #sopir bus #Terminal Giwangan #arus balik