Waspada! BMKG Yogyakarta Prediksi Cuaca Bisa Berubah Drastis Selama Masa Libur Lebaran

Iwan Nurwanto • Dipublikasikan Selasa, 17 Maret 2026 | 19:05 WIB

Wisatawan menggunakan payung untuk melindungi diri dari sengatan sinar matahari saat cuaca panas di kawasan Malioboro, Kota Jogja, Selasa (17/3/2026).
Wisatawan menggunakan payung untuk melindungi diri dari sengatan sinar matahari saat cuaca panas di kawasan Malioboro, Kota Jogja, Selasa (17/3/2026).

JOGJA - BMKG Yogyakarta mengingatkan potensi cuaca ekstrem saat libur Lebaran dengan perubahan drastis dari panas terik ke hujan lebat dalam satu hari.

Kondisi ini dipicu masa transisi menuju pancaroba yang berisiko menimbulkan hujan deras disertai angin kencang dan petir.

Kepala Kelompok Analisis dan Prakirawan BMKG Yogyakarta International Airport (YIA) Romadi mengatakan, hingga tanggal 23 Februari 2026 mendatang kondisi cuaca secara umum akan berupa cerah berawan.

Namun bisa berubah secara drastis menjadi hujan lebat pada sore hingga malam hari.

Romadi menjelaskan, fenomena perubahan cuaca secara drastis disebabkan karena wilayah DIY akan memasuki transisi ke masa peralihan musim.

Sebab pada April nanti sudah memasuki pancaroba dengan potensi cuaca ekstrem yang lebih tinggi.

Menurutnya, masa transisi pancaroba patut diwaspadai oleh wisatawan yang datang ke Yogyakarta.

Lantaran pada siang hari dimungkinkan suhu udara bisa mencapai 33 derajat celcius dan dapat menyebabkan dehidrasi. Sementara ketika memasuki sore hingga malam hari berpotensi mengalami hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir.

“Sifat hujannya sporadis dan durasinya singkat. Pantauan kami ada potensi di Sleman bagian utara dan Kulon Progo bagian utara,”ujar Romadi saat dikonfirmasi, Selasa (17/3/2026).

Mengingat potensi perubahan cuaca drastis terjadi di tengah masa libur panjang, Romadi meminta wisatawan tetap tenang namun wajib waspada.

Upayanya dapat dilakukan dengan menjaga kondisi tubuh agar tidak mengalami dehidrasi ketika panas terik.

Kemudian menghindari lokasi-lokasi rawan tumbang ketika turun hujan.

Selain mewaspadai potensi cuaca ekstrem di kawasan perkotaan dan pegunungan. Kawasan wisata di pesisir selatan juga diprediksi mengalami perubahan cuaca drastis pada dini hari.

“Perubahan cuaca drastis wajar ketika di puncak-puncak musim penghujan mau beralih ke musim kemarau,” katanya. (inu/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
prediksi cuaca Berubah Drastis bmkg yogyakarta libur lebaran