JOGJA - Stasiun dan terminal di Jogja mulai bersiap menghadapi lonjakan pemudik Lebaran.
KAI Daop 6 Yogyakarta menyiapkan 525 ribu kursi kereta selama masa angkutan Lebaran, sementara Terminal Giwangan meningkatkan kapasitas ruang tunggu untuk menampung peningkatan penumpang.
Manajaer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan, masa angkutan Lebaran berlangsung selama 22 hari mulai 11 Maret hingga 1 April. Per hari ini, okupansi kereta sudah terisi 64 persen.
"Kami telah menyiagakan sebanyak 525 ribu tempat duduk selama masa angkutan Lebaran. Jadi tersisa sekitar 200 ribu tempat duduk lagi " ujarnya saat ditemui dalam apel gelar pasukan Angkutan Lebaran 2026 di BPTT Yogyakarta, Jumat (13/3/2026).
Berdasarkan pantauan penjualan tiket, volume tertinggi atau puncak arus balik mudik diprediksi terjadi pada Selasa (24/13/2026).
Data per pukul 15.00 tiket yang terjual di Stasiun Jogjakarta sebanyak 12.364 dan Stasiun Lempuyangan 5.261.
Kemudian pada minggu berikutnya diperkirakan tanggal 17-19 Maret. "Karena tanggal 19 (Maret) itu sudah mulai cuti bersama," ucapnya.
Dari sisi armada, unit bus di Terminal Giwangan dipastikan aman. lalu lintas harian rata-rata(LHR) bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di terminal tersebut ada sekitar 360-400 bus.
Kemudian masih ada dari Perusahan Otobus (PO). "Armada reguler total itu sekitar 1.400," imbunnya. (oso/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita