JOGJA – Anggota Komisi B DPRD Kota Jogja Ipung Purwandari memastikan komtimennya mendukung sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan pariwisata bisa berkembang dari taraf kampung.
Sebab kampung sebagai tingkat terbawah suatu wilayah harus terus diperkuat sebagai pusat kreativitas dan ekonomi kerakyatan.
“Fokusnya adalah bagaimana menyejahterakan pelaku UMKM melalui model pelestarian budaya lokal,” katanya kepada Radar Jogja, Rabu (25/2/2026).
Politisi PDI Perjuangan itu mencontohkan, bahwa konsep tersebut sudah terimplementasi dengan baik di Kelurahan Sosromenduran. Masyarakat di wilayah tersebut sadar akan potensinya.
Sehingga ekonomi tumbuh baik lewat pengembangan kampung wisata sejak 2011 lalu. Bahkan sekarang juga sudah memiliki 127 UMKM aktif.
Potensi semakin menonjol dengan tradisi Ruwahan dan Sarkem Fest yang menjadi momentum penting bagi warga untuk bersatu menggerakkan ekonomi.
“Kelurahan Sosromenduran banyak sekali potensinya, UMKM dan budaya bisa selaras. Pariwisatanya juga didukung akomodasi seperti hotel-hotel yang dibutuhkan wisatawan,” ujarnya.
Ipung menekankan, kampung merupakan fondasi utama kreativitas dan ketahanan ekonomi kota.
Ia meyakini bahwa pemberdayaan UMKM akan jauh lebih efektif dan berkelanjutan jika dikolaborasikan dengan pelestarian budaya lokal.
Sehingga dia berharap, model pengembangan di Kelurahan Sosromenduran dapat menjadi inspirasi bagi kampung-kampung lain di Kota Jogja.
Sosok yang aktif dalam kepengurusan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Jogja itu juga berjanji terus melakukan pendampingan dan memperjuangkan kebijakan di legislatif.
Sehingga berbagai program Pemkot Kota Jogja bisa benar-benar berpihak pada kemudahan akses modal, pelatihan, serta pemasaran bagi para pelaku usaha kecil.
Lalu muaranya berdampak pada lebih banyak produk pelaku UMKM yang memiliki nilai tambah dan daya tarik bagi wisatawan.
"Tugas kami di Komisi B adalah memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi di Yogyakarta benar-benar dirasakan oleh wong cilik. Dengan menonjolkan potensi wisata budaya, kita tidak hanya menjaga warisan leluhur, tapi juga memberikan masa depan yang lebih baik bagi UMKM," tambahnya. (inu/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita