Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

UGM Berikan Tanggapan Adanya Kejadian Pohon Tumbang yang Mengakibatkan Dua Korban Jiwa

Agung Dwi Prakoso • Minggu, 25 Januari 2026 | 21:07 WIB

 

BAWA KORBAN: Kepolisian, BPBD dan relawan saat mengevakuasi pohon randu besar di Lembah UGM yang tumbang dan menewaskan dua pemotor.
BAWA KORBAN: Kepolisian, BPBD dan relawan saat mengevakuasi pohon randu besar di Lembah UGM yang tumbang dan menewaskan dua pemotor.

JOGJA - Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta akan melakukan pengetatan kembali terhadap pengawasan vegetasi di seluruh kawasan kampus. Hal itu menindaklanjuti adanya peristiwa tumbangnya pohon besar milik UGM yang menimpa pengendara motor hingga menimbulkan dua korban jiwa pada Sabtu (24/1).


Juru Bicara UGM I Made Andi Sandi mengatakan, pemeliharaan dan inspeksi vegetasi di lingkungan kampus sebelumnya secara telah dilakukan secara berkala. Pihak internal UGM memiliki tim khusus untuk pengelolaan vegetasi tersebut. "Mulai dari pemeriksaan kondisi pohon, pemangkasan dan penilaian risiko," ujarnya saat dikonfirmasi Minggu (25/1).


Menurutnya, hal itu merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan sivitas UGM dan masyarakat sekitar. Namun ia juga mengakui bahwa kejadian pohon randu dengan panjang kurang lebih 20 meter dan diameter sekitar 1 meter yang tumbang akibat kondisi cuaca ekstrem.


Pada waktu kejadian, wilayah DIJ dan sekitarnya dilaporkan mengalami angin sangat kencang yang dipengaruhi oleh Siklon Tropis Luana yang juga terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. "UGM memberikan dukungan bagi keluarga korban. Tim Kantor Keamanan, Keselamatan Kerja, Kedaruratan, dan Lingkungan (K5L) UGM telah melakukan penanganan di lokasi bersama tim lain membantu proses evakuasi, dan mengantar korban ke RS Bhayangkara," bebernya.


Sebagai upaya mengantisipasi kejadian serupa, pihaknya akan melakukan monitoring vegetasi secara menyeluruh. Bahkan, apabila diperlukan pemangkasan atau pengurangan ranting pohon, tim akan segera melakukannya.


"Evaluasi menyeluruh akan dilakukan bersama pihak terkait untuk memastikan langkah mitigasi dapat diperkuat, khususnya dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem," jelasnya.


Pihak UGM akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait baik pemerintah maupun aparat setempat untuk pencegahan kejadian serupa. Sebagai institusi pendidikan, UGM mempunyai ribuan pohon yang ditanam sebagai paru-paru hijau kawasan kampus. Sehingga, tata kelola vegetasi akan ditingkatkan secara bertanggung jawab dengan mitigasi risiko. "Keselamatan manusia menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan pengelolaan lingkungan kampus," ucapnya.


Mewakili pihak UGM, ia juga mernyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga korban dan berharap diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah pohon tumbang di Jalan Notonegoro, Karangmalang, Caturtunggal, Depok, Sleman. Peristiwa ini mengakibatkan seorang kakek dan cucunya meninggal dunia di lokasi. (oso/laz)

Editor : Herpri Kartun
#UGM #Kampus #korban jiwa #Pohon Tumbang