Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kecepatan Angin di Sleman Capai 83 Kilometer Per Jam, BMKG Jogjakarta Sebut Dampak Siklon Luana

Adib Lazwar Irkhami • Sabtu, 24 Januari 2026 | 22:19 WIB
BAWA KORBAN: Petugas kepolisian, BPBD dan relawan saat mengevakuasi pohon randu besar di Jalan Lembah UGM yang tumbang dan menewaskan dua pemotor.
BAWA KORBAN: Petugas kepolisian, BPBD dan relawan saat mengevakuasi pohon randu besar di Jalan Lembah UGM yang tumbang dan menewaskan dua pemotor.

JOGJA - Fenomena angin kencang tanpa disertai hujan terjadi di sebagian besar wilayah DIJ, di mana Kabupaten Sleman paling terdampak. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jogjakarta mengungkap penyebab hal itu karena dampak dari siklon tropis Luana.


Kepala Kelompok Analisis dan Prakirawan BMKG Yogyakarta International Airport (YIA) Romadi mengatakan, angin kencang yang terjadi di Sleman dipicu aktivitas di lapisan udara atas. Berada di ketinggian sekitar 762 meter (925 mb) sekitar wilayah Jawa. Kecepatan angin dapat berkisar antara 10 – 45 knots (18 - 83 km/jam).


Romadi menyebut, fenomena itu merupakan pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis Luana. Fenomena pusaran angin itu terjadi di Sekitar Pantai Barat Laut Australia. Sehingga membuat dataran yang bertopografi cukup tinggi berpotensi terdampak angin kencang.


Dia meminta masyarakat selalu waspada terhadap berbagai potensi bencana yang disebabkan oleh angin kencang. Serta menghindari berteduh pada tempat-tempat rawan. Seperti pohon, baliho, dan bangunan rentan saat angin kencang terjadi.


"Fenomena ini bersifat lokal dan sementara, namun tetap berpotensi menimbulkan dampak seperti pohon tumbang, kerusakan ringan bangunan, serta gangguan aktivitas masyarakat,” ujar Romadi kepada Radar Jogja, Sabtu (24/1).


Angin yang cukup kencang membawa kekhawatiran tersendiri bagi warga. Puspita misalnya, warga Kapanewon Mlati itu mengaku takut karena kondisi angin kencang berhembus sejak pagi hari.


Dia menyatakan, listrik di wilayah tempat tinggalnya juga sempat padam sejak pukul 10.00 akibat angin kencang. Kemudian kembali menyala sekitar pukul 13.00. “Semoga angin kencang segera mereda,” harapnya. (inu/laz)

Editor : Herpri Kartun
#australia #Angin Kencang #Siklon Tropis Luana #Yogyakarta International Airport #Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika