Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Cuaca Ekstrem Yogyakarta 17 Januari 2026: Sleman dan Kota Jogja Terdampak Pohon Tumbang hingga Longsor

Iwa Ikhwanudin • Sabtu, 17 Januari 2026 | 19:46 WIB
Potensi cuaca ekstrem di Indonesia.
Potensi cuaca ekstrem di Indonesia.

YOGYAKARTA – Hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Sabtu (17/1/2026) siang hingga sore hari. Berdasarkan laporan situasi (Sitrep) terbaru dari Pusdalops PB BPBD DIY pukul 18:30 WIB, wilayah Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta menjadi area terdampak paling signifikan akibat cuaca ekstrem ini.

Kronologi Peringatan Dini BMKG

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini sejak pukul 13:30 WIB. Potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang awalnya terdeteksi di Sleman, Gunungkidul, dan Kulon Progo.

Memasuki sore hari pukul 16:15 WIB hingga 18:15 WIB, peringatan meluas ke seluruh wilayah DIY, termasuk Bantul dan Kota Yogyakarta. Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan sejumlah kerusakan infrastruktur dan gangguan akses publik.

Daftar Wilayah Terdampak di DIY

Menurut data sementara BPBD DIY, berikut adalah rincian dampak cuaca ekstrem di berbagai titik:

1. Kabupaten Sleman (Dampak Terparah)

Sleman mencatat 26 titik terdampak yang tersebar di dua kapanewon, yakni Pakem dan Cangkringan. Kerusakan meliputi:

25 pohon tumbang.

14 unit rumah rusak.

11 titik akses jalan terganggu.

2 jaringan listrik rusak.

2 unit mobil mengalami kerusakan.

2. Kota Yogyakarta

Terdapat 4 titik terdampak di tiga kemantren (Gedong Tengen, Tegalrejo, dan Gondokusuman) dengan rincian:

1 pohon tumbang.

1 talud ambrol.

1 tebing longsor.

1 unit rumah warga tergenang air.

3. Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul

Hingga laporan ini diturunkan pukul 18:30 WIB, ketiga kabupaten ini dilaporkan nihil kejadian dampak kerusakan meskipun sempat diguyur hujan.

Upaya Penanganan dan Evakuasi

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD DIY bersama BPBD Kabupaten/Kota langsung bergerak melakukan kaji cepat (assessment) dan penanganan di lapangan.

"Penanganan dilakukan secara kolaboratif melibatkan TNI, POLRI, Tagana, PLN, Relawan PB, hingga warga masyarakat untuk membersihkan pohon tumbang dan memperbaiki akses jalan yang tertutup," tulis laporan resmi Pusdalops BPBD DIY.

Pihak BPBD DIY juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan. Mengingat data ini bersifat sementara, warga diminta memantau perkembangan informasi melalui kanal resmi.

Baca Juga: Bintangi Film Penerbangan Terakhir, Jerome Kurnia dan Nadya Arina Berbagi Tips Hadapi Hubungan Red Flag di Jogja

Kontak Darurat BPBD DIY:

WhatsApp: 085212863744

Website: pamor.jogjaprov.go.id

Instagram/X: @bpbd_diy

Apa penyebab kerusakan di Sleman hari ini? Kerusakan di Sleman disebabkan oleh hujan lebat dan angin kencang yang mengakibatkan pohon tumbang menimpa rumah dan jaringan listrik.

Wilayah mana saja yang terdampak longsor di Jogja? Berdasarkan data BPBD, titik longsor terjadi di wilayah Kota Yogyakarta, tepatnya di salah satu dari tiga kemantren terdampak (Gedong Tengen, Tegalrejo, atau Gondokusuman).

Apakah ada korban jiwa? Hingga pembaruan data pukul 18:30 WIB, laporan fokus pada kerugian material dan infrastruktur. Belum ada laporan mengenai korban jiwa. (iwa) 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#berita jogja hari ini #Yogyakarta #Hujan lebat #Angin Kencang #Cuaca Ekstrem #Berita Jogja terbaru #jogja hari ini #Jogja