Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kabar Baik! Lama Tinggal Wisatawan di Kota Jogja Lampaui Dua Hari selama Libur Nataru, Lebih Tinggi dari Target yang Dipatok 1,88 Hari

Iwan Nurwanto • Rabu, 7 Januari 2026 | 19:36 WIB

 

Masa tinggal wisatawan selama libur nataru lampaui dua hari.
Masa tinggal wisatawan selama libur nataru lampaui dua hari.

JOGJA - Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Jogja mencatat masa lama tinggal wisatawan selama libur natal dan tahun baru (nataru) melampaui target, dengan rata-rata 2,36 hari, lebih tinggi dari capaian yang dipatok 1,88 hari.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja Wahyu Hendratmoko mengatakan, data itu terhitung selama periode tanggal 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2025.

Meningkatnya masa lama tinggal wisatawan dipengaruhi periode libur yang panjang dan kebijakan work from anywhere (WFA).

Serta tidak lepas dari daya tarik beberapa destinasi favorit seperti Malioboro, Keraton, dan Kebun Binatang Gembira Loka.

Selama periode masa libur nataru, kunjungan pun tercatat sebanyak 1,1 juta wisatawan.

Rata-rata wisatawan menghabiskan uang sebesar Rp 3.096.445. Karakteristik mayoritas wisatawan berasal dari kalangan keluarga.

“Angka-angka ini menunjukkan pondasi pariwisata Kota Jogja cukup kuat,” ujar Wahyu di Balai Kota Jogja, Selasa (6/1/2026).

 Baca Juga: Cuaca Tak Menentu Bikin Mudah Sakit, Ini Cara Jaga Daya Tahan Tubuh

Eks Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Jogja itu optimistis pada 2026 ini sektor pariwisata bakal menggeliat.

Sebab beberapa destinasi wisata mulai semakin dikenal. Seperti Pasar Ngasem dan Beringharjo, serta sentra bakpia Pathuk di Ngampilan.

Wahyu menyebut, moncernya Pasar Ngasem dan destinasi wisata kuliner lain itu tidak lepas dari promosi sosial media.

Baca Juga: Transformasi Digital Bikin Graphic Designer Semakin Dicari di Indonesia

Terkhusus untuk mengenalkan potensi kuliner tradisional yang dapat langsung dinikmati wisatawan atau sebagai oleh-oleh.

“Ke depan kami ingin melakukan transformasi menjadi pariwisata berkualitas yang tidak hanya berkutat pada kunjungan, agar dapat memberikan dampak ekonomi lebih besar dan berkelanjutan bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, salah satu wisatawan asal Cirebon Dessy Wiranti mengaku, menginap pada salah satu hotel di Kota Jogja dari periode 3 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Dia ingin memanfaatkan masa libur panjang cuti bersama yang diberikan tempatnya bekerja.

Dessy menuturkan, selama berkunjung di Kota Jogja ada beberapa destinasi wisata yang dikunjungi.

Di antaranya Malioboro, Taman Sari, dan Pasar Ngasem. Kemudian juga di luar Kota Jogja seperti Pantai Indrayanti dan Kaliurang.

“Sengaja memang ingin menginap lama di Jogja, karena sayang kalau libur tidak dihabiskan untuk berwisata,” jelas perempuan 29 tahun ini. (inu/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Kota Jogja #lampaui dua hari #Libur NATARU #dispar kota jogja #lama tinggal #Wisatawan