Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Wisata Kota Jogja Masih Jadi Primadona, Kunjungan Wisatawan Paling Tinggi, Sentuh 946.191 Orang saat Libur Nataru

Agung Dwi Prakoso • Selasa, 6 Januari 2026 | 20:45 WIB
JADI JUJUKAN: Wisatawan saat memadati kawasan Malioboro, Kota Jogja. Selama libur Nataru, pengunjung lebih memilih objek wisata di Taman Pintar hingga Kedhaton.
JADI JUJUKAN: Wisatawan saat memadati kawasan Malioboro, Kota Jogja. Selama libur Nataru, pengunjung lebih memilih objek wisata di Taman Pintar hingga Kedhaton.

JOGJA - Volume kunjungan wisatawan ke DIY selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) menyentuh angka 2.270.228 orang. Hampir separo dari jumlah tersebut, memilih berwisata di Kota Jogja.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY Imam Pratanadi menyebut, kunjungan wisatawan ke Kota Jogja mencapai 946.191 orang. Kemudian disusul Kabupaten Sleman dengan 729.673 wisatawan. Posisi ketiga ada Kabupaten Gunungkidul dengan 339.430 kunjungan, Bantul 168.896 kunjungan, dan Kulon Progo 73.430 wisatawan.

Untuk objek wisata, lanjutnya, pilihan wisatawan di Kota Jogja masih dengan Gembira Loka Zoo, Taman Pintar, dan Kedhaton. "Kabupaten Sleman untuk kunjungan tertinggi masih di Kawasan Kaliadem, Candi Prambanan dan Kawasan Kaliurang," jelasnya saat dikonfirmasi Selasa (6/1).

Kabupaten Bantul ada di Pantai Parangtritis, Depok, Pantai Baru, Pandansimo dan Gua Cemara. Sementara di Gunungkidul dengan Pantai Baron, Watu Lumbung, Watugupit, dan Gesing. Sedangkan di Kabupaten Kulon Progo adalah Pantai Glagah dan Congot, serta Waduk Sermo.

Menurutnya, terdapat dua faktor yang memengaruhi peningkatan wisatawan di DIY. Pertana faktor Internal meliputi penguatan citra destinasi, optimalisasi kualitas layanan dan inovasi produk wisata. "Hal itu memengaruhi kepuasan para wisatawan," tandasnya.

Kemudian faktor eksternal di antaranya keunggulan yang kompetitif, pemulihan daya beli dan kemudahan aksesibilitas. Posisi DIY dinilai strategis di tengah persaingan destinasi antarwilayah. "Dukungan infrastruktur dan kemudahan akses transportasi semakin mempermudah pergerakan wisatawan menuju DIY," ucapnya.

Dia menyebut, DIY menjadi destinasi favorit liburan keluarga saat Nataru. Jogja menjadi peringkat pertama berdasarkan hasil pencarian akomodasi di Agoda. Menggeser Bali yang menempati urutan kedua. "Pencarian akomodasi di DIY tumbuh menjadi 29 persen dibandingkan 2024," bebernya.

Terpisah, Kepala Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Deddy Pranowo Eryono mengatakan, ada peningkatan tingkat hunian hotel di DIY selama Nataru jika dibandingkan hari biasa. Namun, tingkat hunian tersebut masih belum melampaui target.
"Periode 26 Desember sampai 2 Januari rata-rata se-DIY 75 persen, kurang sedikit dari target," ujarnya.

Data Nataru 2024, hunian di DIY bisa mencapai 80 persen hingga 90 persen. Angka tersebut bisa tercapai tahun ini. Namun hanya di Kota Jogja dan Kabupaten Sleman. Tingkat hunian hotel bisa melampaui target di atas 80 persen. (oso/eno)

 

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Objek Wisata #Kota Jogja #nataru #Kabupaten Gunung Kidul #Kulon Progo #Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 #Wisata #Dispar DIY #Bantul #Dinas Pariwisata (Dispar) #Kunjungan Wisatawan #Kabupaten Sleman #hunian hotel #DIY abstract painting