JOGJA – Meski kunjungan naik signifikan di destinasi favorit Pasar Ngasem Kota Jogja saat libur nataru, fasilitas di sini belum ditingkatkan.
Salah satunya toilet, fasilitias ini kerap dikeluhkan wisatawan sejak enam tahun terakhir. Ini karena air sering macet dan mengalami antrean panjang.
“Toiletnya sudah ada, tapi pengelolaannya masih minim,” keluh Ade Purwantiningsih, pemilik Gerai Apem Beras Bu Wanti saat ditemui Radar Jogja, Senin (29/12/2025).
Meski begitu, Pasar Ngasem sudah cukup ramai dikunjungi wisatawan sejak 2019 lalu.
Terlebih, libur nataru tahun ini, ada peningkatan jumlah pembeli hingga tiga kali lipat sejak 22 Desember lalu di pasar tradisional kawasan Kemantren Keraton itu.
Diserbu wisatawan dari berbagai daerah. Wanti sapaannya mengaku, bisa melayani hingga 500 pembeli. Jauh dari hari-hari biasa yang hanya 150 pembeli.
Tingginya animo wisatawan untuk datang ke Pasar Ngasem berkat eks pasar burung itu viral di media sosial. Sebagai destinasi wisata kuliner tradisional.
“Selama musim liburan ini saya bisa habis sampai 1.000 lebih apem per hari,” ujarnya.
Pedagang yang sudah 25 tahun berjualan di Pasar Ngasem itu mengakui, masa libur panjang akhir ini memang membawa berkah bagi pedagang.
Kendati demikian, dia menyoroti belum adanya peningkatan fasilitas toilet di Pasar Ngasem.
Sementara salah satu wisatawan asal Palembang Dewi Mayasari menuturkan, Pasar Ngasem memang menjadi salah satu tujuannya di Yogyakarta karena tertarik mencoba wisata kuliner.
Dia ingin menikmati berbagai jenis makanan tradisional seperti sate koyor, bakpia dan apem.
Baca Juga: Disbud Bantul Tetapkan 22 Cagar Budaya Tahun Ini, Kini Miliki 235 Objek Cagar Budaya
Dewi menuturkan, baru pertama kali ini mengunjungi Pasar Ngasem dan mengetahuinya lewat konten di sosial media.
Perempuan 30 tahunan itu mengaku puas dengan berbagai jenis makanan yang dijual. “Saya tertarik ke sini karena kuliner-kulinernya banyak sekali,” katanya.
Wisatawan lain asal Sumatera Selatan, Abda’u Muhammad juga tertarik mengunjungi Pasar Ngasem karena ingin berwisata kuliner.
Dia mengaku penasaran setelah melihat konten-konten di sosial media. “Tadi nyoba enak-enak makanannya,” tambahnya. (inu/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita