Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sampah Diprediksi Meningkat 40 Persen saat Libur Nataru, Pemkot Jogja Siapkan Depo Kosong dan 45 Armada

Iwan Nurwanto • Jumat, 19 Desember 2025 | 03:00 WIB
JADWAL RUTIN: Petugas kebersihan beraktivitas di kawasan Alun-Alun Utara, Kota Jogja Kamis (18/12).
JADWAL RUTIN: Petugas kebersihan beraktivitas di kawasan Alun-Alun Utara, Kota Jogja Kamis (18/12).

 

JOGJA - Momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) diprediksi meningkatkan produksi sampah di Kota Jogja. Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja bahkan menyebut, peningkatannya bisa mencapai 40 persen dibanding hari biasa.

Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo mengatakan, pihaknya telah menyiapkan langkah antisipatif lonjakan sampah. Yakni dengan mengosongkan sejumlah depo dan menyiagakan 45 armada truk sampah agar depo tetap kosong.

Hasto menyebut, produksi sampah harian di Kota Jogja mencapai 260 ton per hari. Jika meningkat 40 persen, maka ada kemungkinan timbulan sampah dapat mencapai 350 ton sampai 360 ton per hari. “Namun jumlah itu di luar dari yang dihasilkan sektor perhotelan dan restoran,” ujar Hasto saat ditemui di Balai Kota Jogja Rabu (17/12).

Hasto menyebut, pihaknya menyiapkan tiga unit pupuk organik (UPO) untuk mengatasi masalah sampah organik. Meliputi UPO Bener, UPO Tegalgendu, dan UPO Pasar Aneka Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (PASTHY).

 Baca Juga: Jelang Hari Ibu, Ini Tips Memilih Kado Yang Diberikan agar Lebih Bermakna

Menurutnya, kehadiran tiga UPO itu akan membantu pengolahan sampah organik kering. Misalnya seperti guguran daun di kawasan wisata yang tidak jarang dapat mengganggu kenyamanan pengunjung destinasi. “Kami berupaya menjaga kebersihan kota meskipun terjadi peningkatan aktivitas masyarakat dan wisatawan selama akhir tahun,” tegas Hasto.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jogja Rajwan Taufiq mengungkap, di momentum libur nataru ini pihaknya memberi atensi lebih pada depo-depo di kawasan wisata. Contohnya depo penyangga Malioboro. Oleh karena itu, penampungan sampah seperti Depo Purawisata, Depo Mandala Krida, dan Depo Argolubang bakal menjadi prioritas pengangkutan.

 Baca Juga: Prediksi AZ Alkmaar vs Jagiellonia Bialystok Conference League Jumat 19 Desember Kick Off 03.00, H2H dan Susunan Pemain, Siapa Pemenangnya?

Sementara Depo Serangan, Depo Ngasem, dan Depo Pringgokusuman akan difungsikan menampung sampah harian dan tambahan selama Nataru. “Harapan kami, depo-depo siap apabila ada tambahan sampah dari wisatawan saat Nataru,” jelas Rajwan. (inu/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Unit Pupuk Organik #Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 #DEPO #produksi sampah #Pemkot Jogja #libur #Sampah #armada #Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo