JOGJA - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Jogja menghadapi tantangan baru seiring dengan berkembangnya zaman. Yakni perlunya proses strategis untuk membentuk citra atau reputasi bagi konsumen melalui personal branding.
Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM (Disperinkop UKM) Kota Jogja Tri Karyadi Riyanto mengatakan, perilaku konsumen saat ini sudah semakin cerdas. Salah satunya tidak hanya lagi mencari produk yang bagus. Namun juga tertarik pada cerita atau keunikan produk.
Oleh karena itu, Totok menekankan bahwa pelaku UMKM saat ini tidak boleh hanya fokus terhadap peningkatan kapasitas produksi, kualitas, atau legalitas semata. Tetapi harus mulai membangun cerita di balik produk yang dijual
“Personal branding yang kuat menjadi kunci agar produk UMKM mudah diingat dan memicu terjadinya repeat order dari konsumen,” ujar Totok di sela pelatihan personal branding untuk UMKM yang digelar di Kantor Bank Jogja Patangpuluhan, Rabu (10/12/2025).
Totok mengungkap, sebagian besar UMKM di Kota Jogja yang bergerak di sektor kuliner belum memiliki personal branding yang jelas. Alhasil, produk yang dibuat pun hanya dikenal sebagai sekedar konsumsi atau jamuan saja tanpa mengetahui siapa pembuatnya.
Sehingga menurutnya, tantangan bagi pelaku UMKM saat ini tidak hanya konsisten terhadap kualitas produk. Namun juga harus mampu memahami dan menceritakan produknya agar bisa membedakan dengan produsen lain dengan produk yang sama.
“Personal branding juga dapat membentuk diferensiasi dan mencegah duplikasi,” imbuh Totok.
Sementara itu, Direktur Operasional dan Bisnis Bank Jogja Heri Sutanto menyampaikan, sebagai sektor perbankan pihaknya membuka lebar peluang pengembangan UMKM. Yakni melalui program pelatihan serta kemudahan akses kredit untuk modal pelaku usaha.
Heri mengungkap, hingga bulan November tahun ini Bank Jogja telah mengucurkan kredit khusus UMKM di kisaran angka Rp. 97 miliar. Kemudian untuk tahun depan anggaran kredit yang disiapkan mencapai Rp. 50 miliar.
“Tujuan akhir dari upaya ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan UMKM,” bebernya. (inu)
Editor : Iwa Ikhwanudin