Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kota Jogja Berambisi Jadi City of Festivals, Komite Ekonomi Kreatif: Semua Harus Kompak

Iwan Nurwanto • Senin, 24 November 2025 | 19:10 WIB

 

Ketua Komite Ekonomi Kreatif Kota Jogja M. Arief Budiman saat ditemui di Puskesmas Danurejan II, Minggu (24/11/2025). 
Ketua Komite Ekonomi Kreatif Kota Jogja M. Arief Budiman saat ditemui di Puskesmas Danurejan II, Minggu (24/11/2025). 

JOGJA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja berambisi untuk menjadikan Kota Jogja sebagai city of festivals. Komite Ekonomi Kreatif pun memberikan sejumlah catatan agar misi tersebut dapat terwujud.

Ketua Komite Ekonomi Kreatif Kota Jogja M. Arief Budiman mengatakan, harus ada kekompakan dari semua pihak untuk agar sektor ekonomi kreatif (ekraf) bisa tumbuh subur di Kota Jogja. Termasuk kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, pengusaha, dan komunitas.

“Semua harus benar-benar kompak,” ujar Arief saat ditemui di Puskesmas Danurejan II, Minggu (23/11/2025).

Arief mengusulkan hal tersebut bukan tanpa alasan, lantaran selama ini menurutnya sebagian besar event di Kota Jogja masih ditangani mandiri oleh komunitas. Sehingga dia berharap agar ada program yang benar-benar bisa menyentuh sektor ekraf.

Dia menilai, pemerintah memang sudah seharusnya hadir ditengah sektor ekraf karena selama ini banyak event-event besar di Kota Jogja yang cukup berkontribusi busi terhadap pendapatan asli daerah. Salah satunya lewat pajak yang diberikan selama penyelenggaraan event

“Maksudnya teman-teman (komunitas penyelenggara event) jalan, pemerintah juga support sesuai dengan tupoksinya, sesuai dengan kemampuannya. Nah, dari situ nanti akan bisa saling,” jelas Arief.

Sementara itu, Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo menyampaikan, bahwa pemkot sudah berkomunikasi dengan Komite Ekonomi Kreatif untuk membuat ide dan gagasan. Termasuk segera menyusun kalender festival agar publik paham dengan informasi tentang penyelenggaraan event.

Hasto pun ingin, agar komite ekonomi kreatif bisa turut mengembangkan wilayah yang selama ini belum optimal. Misalnya dengan menyelenggarakan event di kawasan Kotagede yang mengusung kearifan lokal.

“Mesti ada hal-hal baru yang kemudian dapat menaikkan destinasi maupun atraksi di Kota Jogja,” katanya.

Bupati Kulon Progo periode 2011-2019 itu mengklaim, pemkot sudah mendukung wadah bagi komunitas ekonomi kreatif untuk berkembang. Misalnya lewat aksi bersih-bersih sungai, jalan hingga trotoar.

Menurutnya, program-program tersebut bertujuan untuk meningkatkan potensi di Kota Jogja. Sehingga pelaku ekraf pun memiliki kanvas yang lebih potensial untuk menuangkan berbagai idenya.

‘Jadi program saya bersih-bersih itu hanya hanya land clearing saja, teman-teman itu (pelaku ekraf) yang mengisi substansinya,” jelas Hasto. (inu)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#City of Festivals #Kota Jogja #ekonomi kreatif #KOMITE